Dark/Light Mode

Bos HIPMI: Program Bantuan Kredit UMKM Kerek Industri Parekraf

Senin, 8 Februari 2021 20:16 WIB
Ketua Umum Hipmi, Mardani H Maming bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Foto: Ist)
Ketua Umum Hipmi, Mardani H Maming bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kalangan pengusaha muda menyambut baik program membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang dijalankan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Salah satunya dengan memberikan bantuan kredit sebesar Rp 50 juta kepada pelaku UMKM sektor parekraf.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Mardani H Maming mengatakan, program bantuan kredit tersebut sudah tepat. Menurutnya, pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor prioritas sehingga perlu didorong.

Baca juga : BRI Lirik 57 Juta Usaha Ultra Mikro

"HIPMI apresiasi. Total skema pembiayaan bisa mencapai Rp 3 triliun akan disalurkan kepada 60 ribu pelaku usaha," kata Maming, dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/2)

Dia mengingatkan, Sandi agar program ini tersalurkan dengan baik. Karena data calon penerima harus diidentifikasi by name atau by data pelaku usaha parekraf yang terdampak. "Kita akan list kan UMKM di bidang pariwisata untuk partisipasi program ini," ungkapnya.

Baca juga : Sandi Ajak Penyandang Disabilitas Bangkitkan Industri Kreatif

Dia berharap, dalam waktu dekat program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dapat direalisasikan. HIPMI berkomitmen membantu membangkitkan sektor pariwisata di penjuru nusantara sejak dibuka kembali aktivitas menerima kunjungan wisatawan.

"Tentu banyak pengusaha anggota HIPMI yang juga ikut bangkit di sektor ini," aku mantan Bupati Tanah Bumbu itu.

Baca juga : Dito Ganinduto Dukung Himbara Salurkan Kredit Produktif UMKM Dan Industri

Menurut Maming, sudah saatnya perekonomian didongkrak setelah diterjang pandemi Covid-19 l. Begitu pula sektor pariwisata, Maming sepakat untuk terus mendorong agar kembali tumbuh hingga berdampak ke banyak sektor lainnya.

"Pariwisata ini cukup sentral dan dapat menjadi lokomotif kemajuan ekonomi suatu daerah. Karena akan ada banyak sektor terdampak ikut tumbuh secara alamiah mengikuti. Contohnya transportasi, perhotelan," ungkap pengusaha berusia 39 tahun itu. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.