Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Yield Obligasi AS Rontok, Rupiah Kembali Perkasa

Rabu, 7 April 2021 10:27 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka kembali menguat 0,24 persen di level Rp 14.470 per dolar AS jika dibandingkan perdagangan kemarin di level Rp 14.505 per dolar AS.

Tak hanya rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan dan dolar Taiwan yang menguat paling tinggi sebesar 0,29 persen diikuti yen Jepang naik 0,11 persen, dolar Singapura 0,07 persen, dan peso Filipina 0,06 persen.

Baca juga : Dokter Operasi Pasien Di Lokasi Kebakaran

Indeks dolar AS yang mengukur dolar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi  ini flat di level 92,30. 

Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,03 persen ke level Rp 17.183, terhadap poundsterling Inggris juga melemah 0,01 persen ke level Rp 20.009, dan terhadap dolar Australia justru menguat 0,11 menjadi Rp 11.075.

Baca juga : Strategi Komunikasi Sharp Indonesia Raih Berbagai Penghargaan

Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra mengatakan, hari ini rupiah masih berpeluang menguat dengan terkoreksinya yield obligasi AS, khususnya tenor 10 tahun.

Yield Treasury AS pagi ini bergerak di kisaran 1,66 persen. Sehari sebelumnya sempat berada di kisaran 1,71 persen. “Penurunan yield ini memberikan tekanan ke dolar AS," ujarnya dalam riset, Rabu (7/4).

Baca juga : Yield Obligasi AS Turun, Rupiah Masih Aja Loyo

Selanjutnya, indikasi lelang surat utang Indonesia yang kurang laku bisa menahan penguatan rupiah terhadap dolar AS. Lelang sukuk kemarin di bawah target pemerintah. 

Rupiah hari ini potensi bergerak di kisaran Rp 14.480- Rp 14.530 per dolar AS,” ucapnya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.