Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Secara nasional, harga rumah terus mengalami kenaikkan hingga 5,24 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) per Maret 2021. Angka ini sejalan dengan peningkatan permintaan hunian di masa pandemi.
Kenaikan harga tersebut kian diperkuat oleh Hasil riset Housing Finance Center (HFC) milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, yang menunjukkan kenaikan harga rumah tersebut, ditopang oleh pertumbuhan signifikan pada hunian tipe 70.
Direktur Utama BTN, Haru Koesmahargyo mengatakan, kenaikan harga rumah secara nasional yang terekam dalam BTN House Price Index (HPI) tersebut, sejalan dengan kebutuhan mendesak akan hunian di masa pandemi ini. Pasalnya, pandemi mengubah pola hidup masyarakat di mana mayoritas kegiatan dilakukan di rumah.
Baca juga : Triwulan Pertama, BSI Mobile Mengalami Kenaikan Hingga 82 Persen
"Kenaikan tersebut menjadi peluang besar bagi sektor perumahan untuk tumbuh positif setelah setahun penyebaran virus Corona terjadi di Indonesia," ujarnya dalam keterangan, Senin (26/4).
Sejalan dengan kebutuhan rumah yang mendesak, serta berjalannya program vaksinasi, infrastruktur yang terus dibangun, stimulus dan subsidi di sektor perumahan dari pemerintah, dan ekosistem perumahan yang terus dikembangkan oleh BTN, pihaknya meyakini, sektor perumahan nasional akan semakin terakselerasi.
Investor Relations and Research Division Head BTN, Winang Budoyo merinci, HPI nasional naik dari 170,12 di Maret 2020 menjadi 179,02 di bulan yang sama tahun ini.
Baca juga : Kementan Lakukan Koordinasi Atasi Kenaikan Harga Pakan
Kenaikan harga rumah nasional per Maret 2021, ditopang oleh peningkatan signifikan di rumah tipe 70 sebesar 5,49 persen yoy dari 153,40 menjadi 161,82 per triwulan I-2021. Peningkatan signifikan harga rumah di tipe 70 tersebut, lanjut Winang, bahkan lebih tinggi dari pada pertumbuhan sebelum pandemi yaitu sebesar 4,86 persen yoy di Desember 2019.
“Vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu program pemerintah, sepertinya telah memberikan kepastian kondisi ekonomi ke depannya, sehingga masyarakat mulai percaya diri untuk kembali melakukan pembelian rumah,” tutur Winang.
Hasil riset HFC juga mencatat, rumah tipe 36 dan 45 ikut konsisten menunjukkan peningkatan. Rumah tipe 36 terpantau naik 5,54 persen yoy per Maret 2021 menjadi 194,91 dan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhannya pada Desember 2020 sebesar 4,26 persen yoy.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya