Dark/Light Mode

Muamalat Institute Bekali Mahasiswa Dengan Ilmu Ekonomi Syariah

Kamis, 22 Juli 2021 11:26 WIB
Gedung Muamalat Institute. (Foto: Ist)
Gedung Muamalat Institute. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Muamalat Institute (MI) memberikan pembekalan kepada para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Materi yang diberikan adalah seputar ekonomi syariah.

Executive Director of Muamalat Institute Anton Hendrianto mengatakan, tujuannya pembekalan adalah untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Diharapkan mahasiswa bisa langsung terjun ke industri keuangan syariah setelah lulus kuliah.

"Kami yakin dengan menyerap materi ini akan bermanfaat sebagai bekal saat di industri keuangan syariah," ujar Anton dalam keterangan persnya, Kamis (22/7).

Baca Juga : FIFGROUP Salurkan Hewan Kurban Untuk Warga

Menurut Anton, dari data yang tertera, menurut World Economic Forum, 10 skill yang dibutuhkan di Tahun 2025 adalah salah satunya skill yang terkait dengan industri syariah. Hal ini karena industri keuangan syariah akan terus berkembang.

"InsyaAllah teman-teman mahasiswa UMY nanti terserap di dunia kerja yang halal. Yang penting ada dorongan, kemauan dalam diri untuk berikhtiar dalam berusaha semaksimal mungkin," tutur Anton yang berperan sebagai fasilitator pembekalan untuk Mahasiswa UMY.

Dirinya berharap, mahasiswa ekonomi syariah dapat meningkatkan kualitas diri, sehingga menambah SDM yang unggul di Indonesia.

Baca Juga : Gandeng Blibli, BCA Digital Luncurkan Aplikasi blu

Sementara itu, Kepala Program Studi Ekonomi Syariah, Maesyaroh mengatakan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melalui Prodi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam menginginkan mahasiswanya kompeten, terampil, serta siap dalam pengelolaan operasional bank syariah secara efektif. Pihaknya menyatakan siap berkiprah pada industri perbankan syariah secara masif.

Menurutnya, mahasiswa perlu memahami (menelaah) konsep perbankan syariah, dan menguasai berbagai kemampuan teknis perbankan baik secara individu maupun kelompok (personal and team skill), sehingga nantinya mampu mengembangkannya pada proses praktik perbankan di dunia kerja.

"Kebutuhan terhadap pengenalan dan simulasi kerja perbankan syariah, dapat memberikan gambaran kepada mahasiswa, guna mendukung tercapainya tujuan praktik perbankan mahasiswa pada lembaga keuangan perbankan syariah," ujar Maesyaroh.

Baca Juga : Menaker Harap 18 Pejabat Yang Baru Dilantik Tancap Gas

Ia melanjutkan, dengan workshop dan pembekalan magang ini, Prodi Ekonomi Syariah FAI UMY berharap bisa mempersiapkan mahasiswa untuk terjun pada lembaga keuangan syariah dalam bentuk magang, serta mendorong (memotivasi) mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai bagian dari praktisi syariah.

Kegiatan tersebut sudah terselenggara sejak Sabtu (17/7). Pembekalan dilakukan dalam Workshop dan Pembekalan Magang Tahun 2021/2022, dengan tema Skill dan Kompetensi SDM Ekonomi Syariah dalam Menangkap Peluang Kerja pada Industri Keuangan Syariah. [JAR]