Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Resmikan Indonesia Anti-Phishing Data Exchange
PANDI Jadi Domain Nomor Satu Di Asia Tenggara
Sabtu, 21 Agustus 2021 21:08 WIB
Sebelumnya
"Jumlah pengguna domain .id baru mencapai 35 persen atau posisi kedua dari jumlah domain yang ada di Indonesia, kedepannya kami mengajak pemangku kepentingan, swasta dan masyarakat menggunakan domain .id," ujar Yudho.
Ke depan PANDI juga berharap bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, untuk itu kami mengajak semua pihak mulai dari pemerintah, swasta dan masyarakat menggunakan nama domain .id.
Baca juga : DEM Indonesia Inginkan Energi Berkeadilan Di Nusantara
Di akhir sesi PANDI Meeting 12 hari ini ditutup dengan dengan sesi Talkshow dengan tema “Langkah Kemajuan atas Kehadiran dan Ketahanan Digital Bangsa Indonesia” yang dipandu oleh Brata Taruna Hardjosubroto selaku Anggota Pendiri PANDI.
Talkshow ini dihadiri oleh para narasumber di antaranya Muhammad Neil El Himam selaku Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Mariam F. Barata selaku Tenaga Ahli Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Baca juga : Bonus Olimpiade, RI Tertinggi Kedua Di Asia Tenggara
Hadir pula M. Shidiq Purnama selaku Kepala Operator Registri PANDI, Peter Cassidy selaku Secretary General Anti-Phishing Working Group, Jia-Rong Low selaku Vice President ICANN – Stakeholder Engagement and Managing Director Asia Pacific dan Parlindungan Marius selaku Registrar Registrindo.co.id.
Sebagai tambahan, PANDI Meeting 12 merupakan acara tahunan PANDI yang terdiri dari berbagai program menarik dan bermanfaat terkait dengan pengelolaan nama domain .id. Acara ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan di ekosistem tata kelola internet di Indonesia seperti media, pemerintah, regulator, komunitas TIK, akademisi, industri, praktisi, mahasiswa serta publik yang dilakukan secara daring pada 21 & 27 Agustus 2021. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya