Dark/Light Mode

BTN Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 8 Persen Tahun ini

Kamis, 9 September 2021 13:15 WIB
Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu. (Foto: ist)
Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN membidik pertumbuhan aset, kredit, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada kisaran masing-masing sebesar 2-4 persen, 6-8 persen, dan 5-7 persen di akhir 2021 nanti. Hal ini seiring mulai membaiknya ekonomi nasional.

BTN juga menargetkan rasio permodalan (capital adequacy ratio/CAR) akan berada di level sebesar 16-18 persen. Sedangkan rasio pencadangan (coverage ratio) mencapai di atas 120 persen.

"Kami yakin, kinerja BTN sepanjang tahun ini akan tercapai dan tumbuh berkelanjutan. Bagi kami, sustainable merupakan prioritas terutama dalam menghadapi berbagai ketidakpastian di masa mendatang,” jelas Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu dalam Public Expose BTN secara virtual di Jakarta, Kamis (9/9). 

Optimisme BTN juga diperkuat dengan peran perseroan dalam menyukseskan program sejuta rumah. Hingga saat ini BTN berkontribusi lebih dari 60 persen dalam pencapaian pembangunan sejuta rumah di berbagai daerah. 

Berita Terkait : Positif Di Tengah Pandemi, Penyaluran Pembiayaan PNM Tembus Rp 27,8 Triliun

Capaian positif realiasi pembiayaan program sejuta rumah, sejalan dengan penguasaan pangsa pasar KPR di Indonesia. Per 31 Maret 2021, KPR BTN menguasai 41 persen market share KPR secara nasional. 

Sementara, untuk KPR Subsidi dominasi BTN sudah tidak terbendung dengan menguasai market share sebesar 87 persen. Menurut dia, berbagai transformasi yang dilakukan untuk memanfaatkan potensi besar di sektor perumahan, stimulus dari pemerintah, hingga momentum pemulihan ekonomi nasional. 

Menurutnya, manajemen perseroan terus berupaya menjaga performa transformasi di masa pandemi untuk mempertahankan kinerja yang positif dan berkelanjutan. "Setiap langkah transformasi yang dilakukan, sejalan dengan tujuan utama perseroan menyediakan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Nixon memaparkan untuk mempertahankan performa positif tersebut, bank pemimpin pasar KPR di Indonesia ini telah menginisiasi beragam transformasi. Berbagai transformasi tersebut di antaranya perseroan memperkuat akses kredit ke segmen dengan potensi pertumbuhan besar. 

Berita Terkait : Kepala BSSN: Hargai Peran Dan Jasa Para Pejuang Persandian

BTN, lanjut Nixon, juga terus meningkatkan penghimpunan dana murah. Perseroan juga memfokuskan cabang dan outlet sebagai point of sales and services sehingga proses kredit dilakukan di tingkat regional. 

“Langkah ini telah kami lakukan sebelum pandemi dan hingga kini strategi tersebut sukses membawa BTN mampu mengarungi badai pandemi,” kata Nixon. 

Untuk menghadapi tantangan dan implementasi rencana bisnis ke depan, BTN telah menetapkan corporate plan yang berfokus pada lima target utama. Pertama, menggandakan low cost funding melalui transformasi kapabilitas jaringan atau channel. 

Kedua, mendorong keterjangkauan akses perumahan bagi lebih dari 6 juta masyarakat Indonesia. Ketiga, membangun one stop shop financial solution untuk 3 juta konsumen dan bisnis terkait perumahan. Keempat menjadi inovator digital dan home of Indonesia’s best talent. 

Berita Terkait : Jokowi Targetkan, 70 Persen Penduduk Kelar Divaksin Akhir Tahun Ini

"Kelima, membangun portofolio berkualitas tinggi dan mempertahankan tingkat NPL yang rendah," ujar Nixon. [DWI]