Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Top, Minat Investor Pada Lelang SBSN Tembus Rp 46,06 T
Selasa, 5 Oktober 2021 20:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Minat investor pada Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atawa sukuk berhasil tumbuh. Sementara, yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan pemerintah cenderung menurun.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR), hasil lelang SBSN Selasa (5/10), menunjukkan jumlah penawaran yang masuk naik ke Rp 46,07 triliun. Sementara, jumlah penawaran yang masuk dalam lelang dua pekan lalu sebesar Rp 45,37 triliun.
Baca juga : Prediksi Mendag, Nilai Produk Pangan Online Tembus Rp 21 Triliun
Dari enam seri yang ditawarkan, seri PBS029 mendapat penawaran tertinggi sebesar Rp 11,47 triliun. Seri tersebut memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan di 6,35%. Posisi yield tersebut menurun dari lelang dua pekan lalu yang berada di 6,38%. PBS029 akan jatuh tempo di 15 Maret 2034.
Tidak kalah ramai, seri PBS031 yang jatuh tempo pada 15 Juli 2024 juga mendapat penawaran yang tinggi dari investor, sebesar Rp 10,29 triliun. Seri ini memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,19%. Posisi yield tersebut menurun dari lelang dua pekan lalu yang sebesar 4,21%.
Baca juga : Masih Mendominasi, Ekspor Industri Pengolahan Tembus Rp 1.579 T
Sementara, seri PBS032 mendapat penawaran yang paling rendah dari investor di Rp 4,57 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 Juli 2026 ini memiliki yield rata-rata tertimbang di 4,92%. Posisi yield tersebut menurun dari lelang dua pekan lalu di 4,96%.
Dalam lelang SBSN kali ini, pemerintah menyerap Rp 5 triliun. Jumlah tersebut lebih rendah dari serapan lelang SBSN dua pekan lalu yang sebesar Rp 6,1 triliun. [EFI]
Baca juga : Ekspor Industri Hasil Tembakau Tembus Rp 12 T
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya