Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pilpres 2019 sudah selesai. Hasil rekapitulasi KPU menetapkan Jokowi dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Himpi mengajak semuanya kembali bersatu untuk urus ekonomi.
“Saatnya kita bersatu urus perekonomian,” ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Rabu (22/5).
Bahlil mengimbau agar tokoh-tokoh politik tidak lagi memprovokasi masyarakat sebab kompetisi politik sudah selesai. “Kalau ada yang tidak puas, sudah ada jalur-jalur hukum yang resmi. Silakan ke sana. Itulah demokrasi,” ujar Bahlil.
Baca juga : Bamsoet Semangati Swasta Ikut Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Menurutnya, agenda demokrasi politik sudah selesai dengan diumumkannya pemenang Pilpres 2019. Sebab itu, setelah itu, semua pihak harus bergeser bagaimana mengurus ekonomi yang demokratis. “Jadi, kita mesti siap dari agenda demokrasi politik ke agenda demokrasi ekonomi. Jangan politik terus. Nanti menciptakan instabilitas,” tukas Bahlil.
Untuk kembali bersatu mengurus ekonomi, Bahlil mengatakan pihaknya akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) Hipmi setanah air di Jakarta, Minggu (26/5). Silatnas ini bertujuan untuk memperkuat kembali tali silaturahim para kader Hipmi yang bertarung di Pilpres dan Pemilihan Legislatif. Sebagaimana diketahui, dua kader terbaik Hipmi bertarung di Pilpres kali ini.
Presiden terpilih Jokowi tercatat sebagai kader Hipmi Kota Solo dan Cawapres Sandiaga Uno merupakan Ketua Umum BPP HIPMI 2005-2008. “Jadi, keduanya adalah kader terbaik HIPMI. Kita ingin, usai Pilpres, keduanya bersatu kembali menjahit ke-Indonesiaan yang semakin kuat baik ekonomi dan daya saingnya ke depan,” ujar Bahlil.
Baca juga : Semoga Sikapnya Semakin Maruf, Amiin
Bahlil mengatakan, budaya bersaing dan bertarung, telah mendarah daging di organisasi yang dipimpinnya sejak organisasi ini berdiri tahun 1970an lalu. Meski demikian, setelah bertarung sengit, kader Hipmi akan berdamai dan bersatu kembali seperti semula.
“Di Hipmi itu ada slogan yang kuat sekali napasnya ‘Bertanding untuk bersanding’,” ucap Bahlil.
Bahlil mengatakan, Silatnas ini juga akan menjadi ajang rekonsiliasi kader-kadernya yang menjadi pendukung pasangan 01 dan 02 yang sempat berseberangan sebab beda pilihan. “Pengusaha itu kan resourches-nya kuat, tenaganya kuat. Kita tidak mau sumber daya pengusaha ini terpecah-pecah. Saatnya kita bersatu kembali dan bertepatan sekali di Bulan Suci Ramadan. Bulan penuh berkah dan rahmat,” ucap Bahlil.
Baca juga : JK: Pilpres Sudah Selesai, Ayo Rekonsiliasi!
Bahlil mengatakan, pihaknya telah melayangkan undangan kepada Presiden Jokowi dan Capres Sandiaga Uno. “Kami harapkan, tidak ada halangan, kedua kader terbaik kami ini akan hadir sekaligus berbuka puasa bersama akhir pekan nanti,” tegas Bahlil. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.