Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pertamina Punya Pengelolaan Data Cangih
Staf Wapres Tertarik Duplikasi
Rabu, 27 Oktober 2021 17:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Staf Khusus Wakil Presiden (Wapres) Arif Rahman menyambangi Pertamina Integrated Command Center (PICC) di Jakarta, Rabu (27/10). Arif diterima Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Ery Sugiarto dan tim PICC.
Kepada Arif, Ery memaparkan dengan detail cara kerja PICC. Poin pentingnya, menurutnya, semua data di semua titik bisnis Pertamina terinput di PICC.
Baca juga : Kemenkeu Nobatkan KAI Jadi Salah Satu Debitur Terbaik
"Semua info dan data tersebut terkelola secara real time, dan termonitor untuk mendapatkan respons cepat dari Pertamina," ungkapnya.
Arif mengapresiasi pengelolaan data PICC. Menurutnya, rumah data seperti Pertamina perlu dimiliki Pemerintah.
Baca juga : Panglima TNI Hadi Terima Tanda Penghormatan Dari Australia
"Saya akan mengusulkan duplikasi metode pengelolaan data serta pengembangan teknologi bagi kepentingan Wapres demi untuk kecepatan dan ketepatan di dalam merespons informasi," ungkapnya.
Sekjen Barikade 98 ini menambahkan Wapres Ma'ruf Amin memberikan perhatian serius terhadap perkembangan teknologi terutama yang berbasis pada digital. Sebab, data digital akan membantu di dalam mengakses informasi dalam berbagai kepentingan, terutama kepentingan bisnis, pendidikan, sosial, tanggap bencana, dan lain-lainnya. [SRF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya