Dewan Pers

Dark/Light Mode

Proyek Jalan Terus, Ini Progres Pengembangan Kilang Balikpapan

Kamis, 4 Nopember 2021 21:31 WIB
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus melanjutkan proyek RDMP Balikpapan. Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini sudah melampaui target 43 persen pada akhir Oktober 2021. (Dok. KPI)
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus melanjutkan proyek RDMP Balikpapan. Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini sudah melampaui target 43 persen pada akhir Oktober 2021. (Dok. KPI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Poyek pengembangan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, terus berlanjut meski di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini sudah mencapai lebih dari 43 persen pada akhir Oktober 2021.

Strategi Pertamina dalam melakukan akselerasi Proyek Strategis Nasional RDMP Balikpapan, dibuktikan melalui keberhasilannya mencetak milestones proyek yang besar di tahun 2021. 

Setelah sukses melakukan pemasangan ’Propane-Propylene Splitter’ (C3 Splitter) pada bulan Oktober lalu, Pertamina melalui salah satu anak usaha PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) yakni PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB), berhasil mengawal progress pengembangan RDMP Balikpapan.

Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama PT KPI, Suwahyanto mengungkapkan, progress ini memiliki signifikansi bagi tahapan ketahanan energi Indonesia, mengingat RDMP Balikpapan bertujuan meningkatkan kapasitas produksi produk BBM dan Non-BBM dari 260MBSD menjadi 360MBSD,

Berita Terkait : Kecelakaan Di Tol Nganjuk, Vanessa Angel Dan Suami Meninggal Dunia

“Hingga akhir Oktober, RDMP Balikpapan berhasil melakukan realisasi lebih besar 0.25 persen dari target reforecast, dimana realisasi proyek mencapai 43.28 persen. Percepatan ini didukung oleh percepatan delivery peralatan Long Lead Item (LLI) yang mayoritas telah tiba di Balikpapan tahun 2021,” imbuh Suwahyanto. 

Dijelaskan, percepatan tersebut selaras dengan peak construction RDMP Balikpapan yang diestimasi terjadi pertengahan tahun 2022. 

Adapun LLI merupakan paket peralatan yang keseluruhan prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama. Mulai dari pengadaan, manufaktur hingga sampai ke lokasi proyek di Balikpapan. 

Dengan extra effort yang diimplementasikan dalam situasi pandemi, PT KPB berhasil mengawal aktivitas Engineering, Procurement and Construction (EPC), yang ditunjukkan dengan milestones KPB dalam melakukan kegiatan konstruksi di lapangan.

Yang meliputi kegiatan sipil, mekanikal, piping, elektrikal maupun lifting peralatan-peralatan dengan dimensi besar ke pondasi yang telah disiapkan.  

Berita Terkait : DPR: Jumat Besok Andika Jalani Fit & Proper Test, Minggu Depan Dilantik

Contoh LLI yang berhasil dipasang dalam proyek RDMP Balikpapan adalah ’Column Propane-Propylene Splitter’ (C3 Splitter).

Sebuah peralatan penting yang berfungsi untuk memisahkan senyawa propylene dan propane, sehingga dapat dihasilkan produk Propylene dengan kemurnian sangat tinggi. Dan, memenuhi syarat sebagai bahan baku pabrik petrokimia Poly Propylene di Balongan.

Direktur Utama PT Kilang Pertamina Balikpapan Feri Yani, menyebutkan bahwa pemasangan C3 Splitter di RDMP Balikpapan bulan Oktober lalu merupakan momentum penting.

Pasalnya, peralatan ini termasuk dalam LLI yang sudah dipesan sejak bulan Juli 2019. Tiba di Balikpapan pada bulan Juli 2021. 

“Selain Propylene Splitter, peralatan LLI lain yang telah berhasil dipasang antara lain adalah Steam Turbin Generator pada bulan September dan Alkylation Reactor pada bulan Agustus 2021,” jelas Feri Yani. 

Berita Terkait : Blusukan Ke Garut, Anis Matta Sambangi Pimpinan Persis Kiai Aceng Zakaria

Setelah peralatan tersebut, RDMP Balikpapan menargetkan pemasangan reactor-regenerator, CO Boiler, Catalyst Cooler di bulan Desember 2021. 

"Dan sedang melakukan percepatan LLI lainnya termasuk Main Air Blower dan Main Fractionator," tutup Feri Yani. [FAZ]