Dark/Light Mode

Perangi Perubahan Iklim, QNET dan EcoMatcher Luncurkan Green Legacy

Rabu, 24 November 2021 15:48 WIB
Perangi Perubahan Iklim, QNET dan  EcoMatcher Luncurkan Green Legacy

RM.id  Rakyat Merdeka - Menurut data World Wilflife Fund, hutan tropis kehilangan lebih dari 30 lapangan sepak bola senilai pohon setiap menit. Untuk mengejar deforestasi pada tahun 2050, dunia perlu menanam cukup banyak pohon untuk menutupi area seluas 5 kali luas India. Sebagai perusahaan yang mempunyai komitmen terhadap kehidupan dan pembangunan yang berkerlanjutan, QNET mengumumkan program Green Legacy barunya dalam kemitraan dengan Certified B Corporation, EcoMatcher dengan penanaman tiga hutan baru di beberapa negara.

Malou Caluza dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Komitmen kami untuk reboisasi di komunitas ini jauh lebih dalam. Kami berada dalam kemitraan jangka panjang untuk memastikan hutan-hutan ini tumbuh subur di masa depan sambil memenuhi kebutuhan dan keinginan setiap masyarakat. QNET sedang membangun Warisan Hijau untuk melindungi planet ini bagi kita semua. Ketiga hutan ini hanyalah permulaan.

Berita Terkait : Perbanyak Layanan Privat, Traveloka Luncurkan ‘Traveloka Holiday Stays’

"Kami akan bekerja sama dengan EcoMatcher dan organisasi lingkungan lainnya untuk mengidentifikasi jejak global hutan QNET selama beberapa tahun ke depan", tuturnya.

Malou Caluza menambahkan bahwa, QNET sebagai perusahaan global dengan hampir seribu karyawan dan jutaan pelanggan di sekitar 100 negara, QNET berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang digerakkan oleh tujuan yang mendorong perubahan dalam kehidupan orang-orang kita, komunitas kita, dan planet ini. Kemitraan kami dengan EcoMatcher adalah manifestasi terbaru dari komitmen kami terhadap lingkungan yang telah berlangsung selama 23 tahun terakhir.” tambah Caluza.

Berita Terkait : Inovasi Pembayaran Digital, KAI Luncurkan KAIPay

EcoMatcher, perusahaan sosial bersertifikat dan platform penanaman pohon digital pertama di dunia yang didukung blockchain, bekerja dengan organisasi lingkungan yang dipilih dan diperiksa dengan cermat dari seluruh dunia untuk memungkinkan perusahaan memasukkan penanaman pohon ke dalam bisnis mereka.

Melalui aplikasi EcoMatcher, QNET dapat melacak kinerja setiap pohon pada perangkat seluler melalui geolokasi ID, mempelajari kisah setiap pohon — spesiesnya, tanggal tanaman, petani, dan lainnya, dan bahkan terlibat dengan setiap pohon sambil melacak dampak karbonnya dengan mudah menggunakan dasbor. Melalui kemitraan ini, QNET telah meluncurkan fase pertama program Warisan Hijau dengan menanam hutan yang masing-masing terdiri dari 1000 pohon di UEA, Kenya, dan Filipina.

Berita Terkait : Antisipasi Perubahan Iklim, APP Sinar Mas Perkuat DMPA

Program ini berkontribusi pada SDGs PBB 10 (Pengurangan Ketimpangan), 13 (Aksi Iklim), dan 15 (Kehidupan di Darat). Ketiga hutan QNET secara kolektif mendukung keluarga dari 15 pekebun di negara-negara ini dan akan menyerap 750 ton CO2 selama masa hidup pohon. [ARM]