Dewan Pers

Dark/Light Mode

16 Tahun Xynexis Berperan Dalam Membangun Siber di Indonesia

Jumat, 24 Desember 2021 20:37 WIB
16 Tahun Xynexis Berperan Dalam Membangun Siber di Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Xynexis Internasional yang bergerak dalam bisnis keamanan siber di Indonesia sejak 2005, berturut turut dalam 4 tahun belakangan ini mendapat nominasi penghargaan “Top Digital Awards 2021” yang diumumkan secara langsung di Raffles Hotel Jakarta (21/12).

“Meraih penghargaan berturut turut, tentu Xynexis sangat mengapresiasi setinggi tingginya dan menjadi inspirasi kedepan menjadi lebih baik.Dengan begitu Xynexis juga mendapat perhatian khusus atas kinerja kerja yang baik dalam usaha membangun bangsa dari sisi bisnis keamanan sibernya,” ujar CEO PT Xynexis Internasional, Eva Noor dalam acara penghargaan Top Digital Awards di Jakarta (21/12) .

Berita Terkait : Gus Yahya Jadi Ketua NU, Ini Harapan Sekjen Rekat Indonesia

Dari sisi entrepeneur, Eva berharap kedepan juga bisa memberi dan menularkan pada para generasi muda bangsa mengajak bekerja keras dengan kemampuannya, terutama dibidang IT agar bisa mencapai sesuatu yang diinginkan. Rencana nya kedepan, Xynexis akan selalu mengeluarkan banyak inovasi yang akan dilakukan dengan unit bisnisnya.

“Xynexis punya unit bisnis yang bernama Ignite yang akan membuka dua program, yaitu penelitian yang bekerjasama dengan beberapa universitas dan akademisi, serta program start up inkubator yang mengajak para anak muda atau mahasiswa dalam kajian lab khusus bekerjasama dengan BSSN RI,” papar Eva Noor, guna agar membangun terciptanya ekosistem dari kemanan digital untuk membantu perusahaan dan organisasi pemerintah dalam dunia keamanan siber.

Berita Terkait : The Daddies Siap Manggung Di India

“Xynexis punya SOC yang termasuk paling awal di Indonesia dan membangun SOC di Indonesia. Noosc adalah unit usaha yang bergerak di area operation system dimana tiap perusahaan dan organisasi pemerintahan punya banyak tantangan dasi sisi operation. Disitulah bidang Noosc membantu masalah dan tantangan operation tersebut,” tutur Eva.

Sementara unit bisnis Ignite lebih pada area bisnis yang menangani talent devolopment, dalam diranah Cold Culture diperusahaan perusahaan dan organisasi pemerintahan. Program yang dijalani Ignite antara lain meliputi Training,Executive Development hingga Cybersecurity Awarness Program. Selain Ignite dan Noosc, Xynexis juga memiliki unit bisnis baru yang bernama Hastag.

Berita Terkait : Menkominfo Ajak Operator Telco Dan Lembaga Penyiaran Gaungkan Presidensi G20 Indonesia

“Hastag. adalah unit bisnis yang memiliki area bisnis pada digital engagement dan transpormasi. Unit usaha ini membantu perusahaan melakukan digital transformasi dalam ranah strategi perusahaan, “ ungkap Eva.

Xynexis menurut Eva Noor, tidak melulu berpikir hanya ruang lingkup orientasi di bisnisnya saja. Xynexis juga berpikir bagaimana eksis dalam bidang sosial di ranah komunitas IT. Born to Protect adalah salah satu program yang bersifat sosial yang bertujuan mencari anak anak muda dikampus kampus seluruh Indonesia, yang fokus dibidang IT dan diperkenalkan pada dunia industri serta dipersiapkan menjadi tenaga handal diperusahaan perusahaan yang membutuhkan bekerjasama dengan Kominfo, BSSN dan Universitas. [ARM]