Dewan Pers

Dark/Light Mode

Teken MoU, PB PRSI Dan Kadin Kembangkan Industri Akuatik Indonesia

Jumat, 17 Desember 2021 19:17 WIB
Foto: Dok. PB PRSI
Foto: Dok. PB PRSI

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum PB Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Anindya Novyan Bakrie, menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) M. Arsjad Rasjid PM yang berlangsung di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (17/12).

PB PRSI dan Kadin Indonesia ingin melakukan sinergitas program pengembangan industri olahraga dan usaha olahraga dan akuatik di Indonesia.

Akuatik sendiri ada lima cabang olahraga yakni renang, renang indah, loncat indah, polo air, renang perairan terbuka yang punya potensi besar di bidang industri.

Berita Terkait : Bertemu Presiden UCI, Okto Bawa Kabar Gembira Untuk Balap Sepeda Indonesia

Anindya mengataan Kadin bisa membantu dari tiga segi pertama segi hardware melalui Ketua Kadin, diharapkan para pengusaha-pengusaha Indonesia di perhotelan yang memiliki kolam renang, dapat memfasilitasi atlet-atlet Indonesia untuk berlatih.

Kedua di bidang software, para pengusaha digital bisa membantu sport science dan dan data analitik.

"Ketiga, cabor renang masuk Desain Besar Olahraga Indonesia (DBON) dan ini bisa sangat membantu prestasi atlet menuju Olimpiade," ujar Anindya, Jumat (17/12).

Berita Terkait : Rebutan Perhatian, AS Dan Rusia Kirim Petingginya Ke Indonesia

Arsjad Rasjid mengatakan olahraga bisa menjadi salah satu olahraga yang menjadi tulang punggung untuk pertumbuhan ekonomi ke depan.

Harapannya industri olahraga bisa berkembang. Arsjad Rasjid juga menginginkan industri olahraga Tanah Air bisa terbangun dengan baik. Sebab, kata Arsjad, olahraga merupakan bagian dari kehidupan.

“Ke depan bagaimana kita bisa bersama menerapkan dan menjalankan ini. Jaringan yang ada kita gerakkan, saya gembira dan terima kasih. Kita akan terus diskusi. Industri olahraga nasional kami percaya ini memiliki prospek yang cerah,” ujar Arsjad .[WUR].