Dewan Pers

Dark/Light Mode

Survei IIO 2022 : Meski Dilanda Omricon, Konsumen Indonesia Optimis Ekonomi Pulih

Rabu, 9 Februari 2022 12:43 WIB
Survei IIO 2022 : Meski Dilanda Omricon, Konsumen Indonesia Optimis Ekonomi Pulih

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka turut berkontribusi untuk mengungkap perubahan-perubahan lingkungan bisnis yang terjadi selama pandemi, kembali lagi Inventure, Alvara, Ivosights menggelar Indonesia Industry Outlook #IIO2022.

Founding Chairman Indonesia Industry Outlook (IIO), Yuswohady mengatakan pada media, IIO2022 kali ini mencoba mengungkap perubahan-perubahan yang terjadi di 25 industri/pasar berdasarkan survei yang dilakukan pada akhir Desember 2021 terhadap 770 responden di 10 kota utama di Indonesia.

Berita Terkait : Survei BI: Optimisme Konsumen Terhadap Ekonomi Meningkat

"Kami juga melakukan riset digital monitoring dengan mengumpulkan percakapan-percakapan di media sosial untuk mengetahui sentimen dari berbagai isu di 25 industri di atas. Hasil riset ini diwujudkan dalam laporan berjudul: 10 Megashifts in the 25 Hottest Industries Post-Pandemic" tuturnya.

Dari hasil riset ini dimana setelah Indonesia melewati gelombang pertama dan kedua COVID-19, optimisme masyarakat terhadap prospek perekonomian sangat tinggi. Artinya di tahun 2022 ini konsumen Indonesia sudah siap untuk beraktivitas kembali seperti sebelum pandemi dan mulai berani melakukan spending termasuk untuk durable goods dan barang bernilai besar.

Berita Terkait : Menpora Optimistis Masa Depan Timnas Indonesia Gemilang

"Survei ini menemukan, sebanyak 66,5% responden merasa yakin kondisi keuangan akan pulih pada pertengahan tahun 2022. Demikian pula terkait selesainya pandemic, sebanyak 74,8% responden yakin pandemik bakal berakhir di pertengahan tahun 2022" jelas Yuswohady .

Sementara dari hasil digital monitoring Inventure-Ivosights menunjukkan sentiment negative terkait COVID-19 menurun dari 18% menjadi 16%. "Berdasarkan hasil riset Inventure-Alvara sebanyak 26,2% responden meyakini varian omicron lebih tidak menular dan lebih tidak mematikan. Alhasil dengan adanya temuan ini maka responden merasa lebih siap hidup berdampingan dengan pandemi" ungkapnya.

Berita Terkait : Indra Iskandar Dorong Peningkatan Nilai Ekonomi Kopi

Kondisi ini semakin didukung dengan suksesnya program vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah membuat risiko kematian akibat COVID-19 makin rendah dan herd immunity semakin cepat terbentuk. "Dengan konsumen yang kian optimis terhadap bakal berakhirnya pandemi, maka ini merupakan modal berarti bagi ekonomi Indonesia untuk mulai rebound di tahun 2022 ini," pungkas Yuswohady. [ARM]