Dewan Pers

Dark/Light Mode

Laba Bersih Teladan Prima Agro Kuartal Satu Naik Hampir 500 Persen

Sabtu, 28 Mei 2022 21:02 WIB
Laba Bersih Teladan Prima Agro Kuartal Satu Naik Hampir 500 Persen

RM.id  Rakyat Merdeka - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) pada (27/5) telah terlaksana. Momentum ini merupakan RUPST pertama setelah TLDN tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 April 2022.

Dalam kesempatan Konferensi Pers terkait RUPST, TLDN juga meyampaikan realisasi kinerja pada kuartal I/2022 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp295,6 miliar, naik 488,2% year on year (yoy). Sementara itu, pendapatan TLDN pada kuartal I/2022 sebesar Rp836,4 miliar, naik 43,9% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2021.

Berita Terkait : Kementan Matangkan Portal Satudata Pertanian

Direktur Utama PT Teladan Prima Agro Tbk, Wishnu Wardhana, mengatakan peningkatan pendapatan sepanjang Januari-Maret 2022 tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga jual rata-rata crude palm oil (CPO) sebesar 52,1%. “Pada kuartal I/2022, kita masih menikmati fenomena komoditas “super cycle” yang mendorong naiknya harga CPO,” ujar Wishnu Wardhana pada Jumat (27/5).

Selanjutnya, untuk realisasi kinerja operasional Perseroan yakni produksi tandan buah segar (TBS) pada kuartal I/2022 mencapai 249.152 ton lebih rendah 17,9% yoy, produksi CPO sebanyak 56.837 ton lebih rendah 16,2% yoy, dan produksi inti sawit (Palm Kernel) sebesar 9.125 ton lebih rendah 13,9% yoy.

Berita Terkait : Ramdani Dan Ardi Idrus Bakal Bikin Bali United Makin Kokoh

Wishnu menjelaskan kondisi tersebut disebabkan oleh faktor iklim yakni curah hujan tinggi yang berlangsung selama Januari-Maret 2022 lebih tinggi dibandingkan Januari-Maret 2021. Data TLDN menunjukkan rata-rata curah hujan di seluruh perkebunan TLDN sepanjang kuartal I/2022 mencapai 301 milimeter (mm), tertinggi dalam sejarah lima tahun terakhir, sedangkan pada periode kuartal I/2021 tercatat sebesar 248 mm.

Lebih lanjut, Wishnu mengatakan TLDN akan berupaya meningkatan kinerja perusahaan melalui beberapa hal yang sedang direalisasikan saat ini. Pertama, meningkatkan kapasitas Pabrik Kelapa Sawit menjadi 335 ton TBS/jam, dari kapasitas sebelumnya 310 ton TBS/jam. Kedua, perseroan sedang dalam proses pengembangan dan pembangunan pabrik biogas plant sebagai bagian dari efisiensi energi serta proses berkelanjutan. Selain itu, perseroan melakukan investasi pabrik palm kernel oil (PKO) yang akan menambah value added revenue.

Berita Terkait : Kasus Kecelakaan Periode Mudik 2022 Turun 11 Persen

Selanjutnya, Wishnu menambahkan TLDN juga akan terus melakukan peningkatan produktivitas dan efisiensi melalui penggunaan teknologi remote sensing, data analytical produksi, dan biaya yang teritegrasi secara komprehensif. Di dalam proses berkelanjutan, TLDN mengembangkan TLDN Green Metrics (TGM) dashboard yang terdiri 40 data sets, dan mencakup lebih dari 1.5 juta sustainability data points yang terus berkembang. Dengan TGM, Perseroan dapat me-monitoring, mencegah, dan melakukan continuous improvement yang pada akhirnya bisa menyeimbangkan nilai keberlanjutan dan nilai ekonomi.

Di sisi lain, Wishnu menyampaikan terdapat 5 kunci untuk menghadapi tantangan industri perkebunan kelapa sawit ke depan antara lain penggunaan teknologi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi struktur biaya produksi, menjaga mata rantai logistik, kapital alokasi yang efektif, serta manajemen yang berpengalaman. [ARM]