Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kementan Matangkan Portal Satudata Pertanian

Sabtu, 21 Mei 2022 19:08 WIB
Sekretariat Satudata Indonesia lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar webinar Satudata Indonesia dengan tema Interopabilitas Data Melalui Portal Satudata Pertanian, Jumat (20/5). (Foto: Istimewa)
Sekretariat Satudata Indonesia lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar webinar Satudata Indonesia dengan tema Interopabilitas Data Melalui Portal Satudata Pertanian, Jumat (20/5). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretariat Satudata Indonesia lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar webinar Satudata Indonesia dengan tema Interopabilitas Data Melalui Portal Satudata Pertanian, Jumat (20/5).

Webinar ini bertujuan meningkatkan kolaborasi dan pemahamam mengenai pentingnya Satu Data Indonesia dalam mendorong pemerintahan dalam melakukan interopabilitas data melalui Portal Satudata.

Satu Data Indonesia (SDI) merupakan inisiatif pemerintah untuk mendorong pengambilan kebijakan berdasarkan data. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan pemenuhan atas data pemerintah yang akurat, terbuka, dan interoprable.

Sebagaimana diamanatkan pada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang SDI, penyebarluasan data merupakan salah satu tahapan penting dari penyelenggaraan SDI, meliputi kegiatan pemberian akses, pendistribusian, dan pertukaran data. Penyebarluasan data dilaksanakan oleh walidata melalui Portal SDI.

Webinar ini dibuka oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) Kementan, Roby Darmawan. Dalam arahannya, Roby menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan Pusdatin sebagai walidata Kementan, meliputi koordinasi dengan Seknas dan Pembina Data, menerbitkan Permentan dalam mendukung penyelenggaraan SDI Lingkup Kementan, penyusunan pedoman pelaksanaan penyelenggaraan SDI, dan pengembangan portal satudata pertanian.

Berita Terkait : Pemerintah Peduli Kesejahteraan Seniman & Budayawan

Di tengah arahannya, Roby menyampaikan laporan hasil Assessment penyelenggaraan satu data Indonesia yang diselenggarakan pada 29 November-3 Desember 2021. Kementerian Pertanian memperoleh skor kematangan keseluruhan aspek penyelenggaraan SDI yaitu 51,3 persen dari rata-rata skor nasional penyelenggaraan di seluruh K/L yaitu 20,28 persen.

"Ini artinya Kementan dinilai sangat serius dalam penyelenggaraan SDI, oleh karenanya apa yang sudah kita lakukan diharapkan dapat terus ditingkatkan kembali penyelenggaraan SDI lingkup Kementan melalui sinergi produsen data dan walidata lingkup Kementan," tuturnya.

Oktorialdi, Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bidang Pemerataan dan Kewilayahan, selaku Koordinator Sekretariat SDI Tingkat Pusat, Kementerian PPN/Bappenas menuturkan bahwa penyediaan Portal SDI juga merupakan upaya dalam mendukung arahan presiden terkait perencanaan transformasi digital.

Saat ini, Portal Satu Data masih dalam tahap pengembangan dan nantinya Portal akan memiliki tiga jenis akses pengguna, yaitu pengguna publik, pengguna Instansi Pemerintah terdaftar, dan pengguna Sekretariat SDI yang dapat menikmati fitur-fitur tertentu, seperti Open Data Publik, Komunitas Ahli, Daftar Data, dan fitur lainnya sesuai jenis akses masing-masing.

"Kunci terwujudnya bagi pakai data dan integrasi data tentunya tidak lepas dari peran Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam menyelenggarakan interoperabilitas data," jelasnya.

Berita Terkait : Embung Dongkrak Produktivitas Pertanian Petani Lebak

Secara definitif, jelas Oktorialdi, interoperabilitas data merupakan kemampuan sistem elektronik yang memiliki karakteristik berbeda untuk berbagi pakai data dan informasi secara terintegrasi sehingga data dapat dipastikan hanya satu, dan tidak terjadi duplikasi/input data yang sama.

Sementara itu, Eko Nugroho, Kabag Umum Pusdatin, selaku Koordinator Pelaksana Walidata Kementan menyampaikan bahwa pihaknya telah mengembangkan portal satu data pertanian untuk mendukung dokumentasi dan berbagi pakai data yang mendukung dalam pelaksanaan tata kelola data dengan prinsip satu data.

Portal ini juga diharapkan sebagai one stop service dalam pemenuhan data pertanian, yang di dalamnya akan memberikan layanan informasi data, layanan pemenuhan atau permintaan data dan layanan interoperabilitas data dengan mekanisme didalamnya menerapkan smart system customer relationship management.

"Kesiapan bagi pakai data dan pemanfaatan smart system customer relationship management sebagai kunci keterpaduan dan efisiensi membutuhkan standarisasi, metadata, interoperabilitas, dan dapat mengurangi sumber daya manusia," jelas Eko.

Eko menuturkan konsep portal satudata yang terintegrasi dengan customer relationship management dan local base services merupakan terobosan dalam upaya peningkatan Pelayanan data terhadap user.

Berita Terkait : Puan Atau Ganjar? Gibran: Dua-duanya Baik

Melalui kegiatan webinar Satu Data Indonesia dengan tema Interoperabilitas data melalui portal data pertanian diharapkan peran produsen data dalam menghasilkan data yang berkualitas serta sesuai dengan prinsip satu data akan berguna sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan.

Prinsip interopabilitas melalui portal satu data pertanian juga akan memberikan keterbukan informasi dan transparansi data pertanian sehingga kemudahan interoperabilitas antar K/L atau daerah dapat berjalan dengan baik dalam mendukung penyelenggaraan satudata Indonesia. ■