Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Bisnis nama domain di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan baik dari segi kapasitas maupun inovasi. Pertumbuhan nama domain, misalnya .id, mencapai 22% pada Juni 2024 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Hal ini menjadi salah satu dasar PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia dan ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) menyelenggarakan Asia Pacific (APAC) Domain Name System (DNS) Forum 2024 (APAC DNS Forum 2024) pada 23-24 Juli 2024 dengan tema "Building Bridges: Strengthening Collaboration to Shape the Internet’s Future.”
Baca juga : Kolaborasi BAZNAS dan POROZ Berhasil Berdayakan Ratusan Mustahik
"APAC DNS Forum 2024 menjadi platform penting bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan mencari solusi terhadap tantangan yang dihadapi dalam industri nama domain dan keamanan internet," papar Interm President and CEO ICANN, Sally Costerton dalam keterangan tertulisnya pada media, Minggu (28/7) .
"APAC DNS Forum 2024 akan menjadi platform unik bagi komunitas di Asia Pasifik untuk terlibat, membangun jaringan dan saling berkolaborasi. Kami sedang membangun suatu agenda menarik yang penuh makna dan informasi bagi komunitas,” ujar Jia-Rong Low, Vice President, Stakeholder Engagement and Managing Director, ICANN Asia Pacific.
Baca juga : Teken MoU, Kolaborasi Askrindo dan PLN Perkuat Sinergi BUMN
Dalam APAC DNS Forum 2024 tersebut juga akan dirumuskan untuk pelaksanaan program New gTLD (Generic Top-Level Domain) pada tahun 2026. Program ini mengundang seluruh pelaku bisnis nama domain untuk mengajukan peluncuran nama domain tingkat tinggi baru, seperti .id, .com, dan .org.
"Kami akan berdiskusi dengan beberapa pemangku kepentingan dari seluruh kawasan Asia Pasifik karena kami sangat bersemangat untuk memfasilitasi kolaborasi, pertukaran ide, serta menemukan berbagai solusi inovatif melalui acara ini," ujar Ketua PANDI, John Sihar Simanjuntak.
Baca juga : Kolaborasi BNI dan DJP Gelar Kampanye Pajak “Spectaxcular 2024”
Sebelum pembukaan program tersebut, ICANN akan menyelenggarakan Registry Service Provide (RSP) Evaluation untuk meninjau kesiapan teknikal registri yang bermaksud mengajukan peluncuran New gTLD. Stabilitas dan reliabilitas internet sangat diperlukan untuk menjamin keberlangsungan ekonomi. Ancaman keamanan internet yang semakin meningkat perlu ditangani secara bersama oleh pemangku kepentingan internet, termasuk di kawasan Asia Pasifik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya