Dark/Light Mode

Hari Susu Sedunia, FFI Ajak Generasi Muda Berpartisipasi Aktif Dalam Peternakan

Rabu, 4 Juni 2025 12:18 WIB
Foto Dok Frisian Flag.
Foto Dok Frisian Flag.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Frisian Flag Indonesia (FFI) menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) merayakan Hari Susu Sedunia sekaligus Hari Susu Nusantara (jatuh pada tanggal 1 Juni) dengan mengajak generasi muda untuk berpartisipasi aktif mendorong transformasi peternakan sapi perah moderen dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan dalam diskusi interaktif yang berlangsung di kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, menghadirkan ahli di bidang peternakan sapi perah, susu segar, dan gizi masyarakat, serta perwakilan pemerintah dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Pertanian.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, mengatakan “FFI menyambut Hari Susu Sedunia, yang juga kita rayakan sebagai Hari Susu Nusantara, dengan penuh suka cita karena perayaan ini merefleksikan komitmen kami terhadap SDGs dan terwujudnya agenda FAO untuk menyajikan susu sebagai asupan penting dalam pemenuhan gizi seimbang.”

Selain merayakan kebaikan susu, FFI juga mengajak generasi muda agar bersemangat menjadi bagian dari solusi kemandirian Indonesia memasok susu segar di masa depan. “Frisian Flag sangat percaya bahwa anak muda punya peran yang besar dalam mendorong transformasi peternakan sapi perah moderen dan berkelanjutan. Kami punya sejarah panjang dalam bekerjasama dengan peternak hingga berinovasi menghasilkan produk- produk susu berkualitas mulai dari hulu ke hilir atau istilah kami Grass to Glass .” ujarnya.

Baca juga : Gerindra Ajak Parpol Se-Asia Bangun Rasa Saling Percaya

Sebagai perusahaan yang memproduksi produk susu bergizi, FFI berkomitmen untuk mewujudkan visi Nourishing Indonesia to Progress termasuk membagikan ilmu, pengetahuan, dan pengalaman dari peternak Belanda kepada peternak lokal. “Anak muda adalah motor penggerak kemajuan di berbagai sektor, termasuk peternakan sapi perah lokal, dan membuat industri susu segar lebih bergairah,” tambah Andrew.

Diskusi dengan tema ‘Rayakan Kebaikan Susu, Raih Kekuatan untuk Menang’ dihadiri oleh lebih dari 500 mahasiswa IPB dengan topik Grass to Glass. Susu memiliki banyak kebaikan yang bermanfaat bagi setiap tahap kehidupan. Kehidupan di tahap awal, yakni anak-anak, membutuhkan asupan susu untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Hari Susu Sedunia menjadi momen penting untuk mengingatkan bahwa susu bukan hanya sekadar asupan sehat, tapi juga salah satu solusi atas tantangan gizi di Indonesia. Kebiasaan minum susu secara rutin membantu membangun generasi yang sehat dan kuat, pondasi utama dalam membangun negeri. Susu menyediakan gizi esensial yang dibutuhkan tubuh.

Manfaat produk susu sangat tergantung dari kualitas bahan bakunya, yakni susu segar. FFI menempatkan kualitas produk susu sebagai hal utama mengacu pada Standar Nasional Indonesia/SNI, dan untuk itu penting untuk memastikan pasokan susu segar yang berkualitas dari para peternak sapi perah lokal yang menjadi mitranya. Hal ini mendorong FFI untuk terlibat langsung meningkatkan produktifitas susu segar dari peternak lokal.

Baca juga : Kementan Ajak Generasi Muda Aktif Terlibat Di Sektor Pertanian

“FFI mengadopsi semangat dari induk perusahaan FrieslandCampina untuk tumbuh bersama peternak. Membantu para peternak sapi perah lokal untuk memproduksi susu segar lebih banyak dalam kualitas yang sangat baik menjadi fokus kami. FFI telah menjalankan Program Dairy Development (DD) lebih dari 30 tahun lalu dengan misi meningkatkan produksi susu sapi segar berkualitas melalui kemitraannya dengan koperasi,” tambah Andrew.

DD mendorong tata kelola dan standar manajemen peternakan, dan meningkatkan kesejahteraan peternak lokal Indonesia, dengan mempromosikan praktik good dairy farming practices (GDFP). Melalui DD, FFI telah mendampingi dan memperkuat kapasitas puluhan ribu peternak sapi perah lokal. Khusus untuk pemberdayaan peternak muda, DD menggelar Young Progressive Farmer Academy (YPFA) untuk tata kelola peternakan yang modern dan berkelanjutan.

Upaya FFI mewujudkan peternakan yang lebih modern dan berkelanjutan mendapat tanggapan yang baik dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia sebagaimana disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Widiastuti, menuturkan, dari Kemenko Pangan mengajak adik-adik mahasiswa, terutama dari jurusan peternakan, untuk bersama-sama mewujudkan swasembada daging sapi dan susu nasional. Ini bukan sekadar soal produksi, tetapi tentang masa depan bangsa, bagaimana setiap anak Indonesia bisa tumbuh sehat, cerdas, dan bebas stunting karena asupan nutrisinya, terutama dari susu, terpenuhi sejak dini. Sudah saatnya kita ubah paradigma bahwa susu bukan barang mewah, melainkan menu wajib di setiap rumah.

Baca juga : Senayan Apresiasi Kejagung Berantas Mafia Peradilan

"Dengan memperkuat peternak lokal, mendorong inovasi produk susu seperti yoghurt dan keju, serta menggandeng industri dan investor, kita bisa menjadikan susu sebagai fondasi ketahanan pangan. Anak-anak muda juga harus berani menjadikan dunia peternakan sebagai ladang usaha yang menjanjikan, dengan pendekatan teknologi dan profesionalisme tinggi. Ini semua adalah bagian dari ekosistem besar untuk mewujudkan kemandirian pangan kita.” ungkapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.