Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pensiun Dari Perusahaan Migas, Bapak Ini Buka Travel Umrah
Kamis, 17 Juli 2025 11:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pensiun dari perusahaan energi multinasional bukan berarti harus berhenti bekerja atau beraktivitas. Seperti yang dilakukan Syarkawi Yahya, yang memilih bisnis travel umrah saat pensiun bekerja.
Syarkawi yang pensiun pada 2009 lalu dari perusahaan minyak Chevron mengaku belajar bisnis travel secara otodidak. Niatnya sederhana, membantu masyarakat yang ingin pergi ke tanah suci dengan biaya yang terjangkau. “Saya niatnya dakwah dan ibadah, ingin memudahkan orang lain pergi umrah. Alhamdulillah ada jalannya,” ungkap Syarkawi.
Baca juga : Pupuk Indonesia Kebut Transisi Energi Bersih
Pemilik travel Aziziah Anugerah Wisata ini merintis usahanya sejak 2012 lalu, atau tiga tahun setelah pensiun. Saat awal berjalan, ia dibantu anaknya mencari rekan Land Arrangement (LA) umrah-haji, yang mengurus penanganan jemaah umrah maupun haji selama berada di Arab Saudi, mulai dari yang berurusan dengan ibadah hingga hal teknis selama jemaah berada di tanah suci. “Karena kami kan travel baru, jadi kami cari-cari siapa yang bisa dijadikan partner untuk membantu travel kami ini,” ungkap Syarkawi.
Ia bercerita, perjalanan perdananya membawa 10 jemaah untuk umrah. Pada saat itu, travelnya belum memiliki izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dari Kementerian Agama RI. “Alhamdulillah partner LA membantu kami sejak awal dan sudah 13 tahun ini kami terus bekerjasama karena saling menjaga amanah,” imbuhnya.
Baca juga : 3 Pilar Kesepakatan Uni Eropa Indonesia, IU-CEPA Akhirnya Gol
Hingga saat ini, sambung Syarkawi, travelnya sudah memberangkatkan lebih dari seribu jemaah untuk umrah. Ia mengakui menjalankan travel umrahnya tidak ngoyo, karena tujuan awalnya adalah dakwah.
“Jadi selama ini kita juga promosi lebih banyak dari mulut ke mulut. Saya juga dibantu istri dan anak dalam menjalankan bisnis ini,” tambahnya.
Baca juga : Pimpin Ratas Dari Belgia, Prabowo Wanti-wanti Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem
Syarkawi berharap, apa yang dilakukannya bisa menjadi inspirasi bagi para pensiunan yang lain untuk tetap semangat menjalani hari-harinya dengan produktif. Apalagi jika aktivitas yang dilakukan memiliki misi membantu orang lain.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya