Dark/Light Mode

Majalahfranchise.Com bersama Asosiasi Franchise Indonesia Dukung Pertumbuhan Industri Franchise

Jumat, 29 Agustus 2025 16:21 WIB
Majalahfranchise.Com bersama Asosiasi Franchise Indonesia Dukung Pertumbuhan Industri Franchise

RM.id  Rakyat Merdeka - Meskipun pertumbuhan ekonomi nasional belum menunjukan angka yang menggembirakan, namun penyokong yang membantu mendorong kewirausahaaan Indonesia terus bergeliat di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan saat ini. Salah satu pendorong utama pengembangan kewirausahaan adalah sektor usaha waralaba atau franchise.

Sektor usaha franchise berperan penting mendorong pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya ke berbagai daerah lewat skema franchise. Sektor usaha ini kedepan akan menjadi salah satu pendorong utama yang menggerakan dunia kewirausahaan. 

Septo Supriyatno selaku Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia mengatakan bahwa 

Dalam sambutannya pada acara pers conference IFRA Business Expo 2025 beberapa waktu lalu, Septo Supriyatno selaku Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia mengatakan bahwa waralaba bisa menjadi salah satu pendorong utama pengembangan kewirausahaan karena menawarkan model bisnis yang siap pakai dan terstandardisasi, serta kami berkomitmen penuh dalam mendukung pengembang kewirausahaan nasional. 

Baca juga : Tak Sekadar Investasi, SWF Indonesia Incar Transfer Keahlian Dari Prancis

“Termasuk waralaba. Kementerian Perdagangan mendukung bisnis waralaba ini dengan memberikan pendampingan dan mengajak pelaku usaha kemitraan atau waralaba untuk berpartisipasi dalam pameran franchise,” ujarnya.

Septo mengatakan, pertumbuhan ekonomi berdasarkan data Kemendag yang menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,12% (YoY), dengan konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang utama sebesar 54,25%, yang menunjukkan ketangguhan perekonomian Indonesia di tengah tantangan global.

Ketangguhan perekonomian Indonesia tentu saja tidak lepas dari kontribusi usaha UMKM yang di dalamnya terdapat ekosistem waralaba. 

Dalam hal ini, Anang Sukandar, Ketua Asosiasi Franchise Indonesia terus berkomitmen AFI mendorong pertumbuhan ekosistem waralaba demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

Baca juga : Kontribusi Positif KEK Sanur The Sanur Dorong Pertumbuhan Perekonomian Nasional

“Sebagai salah satu pilar yang mendukung pertumbuhan tersebut, praktik waralaba harus dijalankan dengan beretika, berstandar, efektif, dan efisien,” ujarnya.

“Selain itu, praktik ini juga harus dijalankan dengan ilmu manajemen yang mumpuni, baik dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian,” sambungnya.

Anang menambahkan, dukungan dari pemerintah juga tidak kalah penting.

“Kita harus belajar dari pemerintah negara-negara tetangga yang telah sukses menjadikan industri waralaba sebagai salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi negaranya melalui dukungan langsung ke para pelaku industri,” jelasnya.

Baca juga : Semarakkan Hari Anak Nasional, Nestle Indonesia Dukung Anak Tumbuh Optimal

Kontribusi industri franchise dalam menggerakkan kewirausahaan di Indonesia sangat penting, bahkan berperan menjadi pendorong utama pengembangan kewirausahaan. 

Untuk itu, Majalahfranchise.Com bersama Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), terus berupaya mendukung pertumbuhan industri franchise lewat berbagai event. 

“Selain edukasi dan pameran, kami juga mendukung pertumbuhan industri franchise dengan memberikan penghargaan kepada merek-merek franchise yang mampu bersaing di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan saat ini. Mereka yang mampu tampil menjadi market leader dan mereka kreatif memasarkan bisnisnya kita berikan apresiasi,” ujar Rofian Akbar, pemimpin Majalahfranchise.Com.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.