Dark/Light Mode

Peran Sistem Informasi Akuntansi dan Keuangan pada Usaha Warteg Permata Bahari

Jumat, 26 Juni 2026 16:21 WIB
Warteg Permata Bahari (Foto: Dok. Penulis)
Warteg Permata Bahari (Foto: Dok. Penulis)

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu teknologi yang semakin banyak digunakan adalah sistem informasi akuntansi dan keuangan. Penerapan sistem ini dapat membantu pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara lebih efektif, termasuk pada usaha kuliner seperti Warteg Permata Bahari.

Salah satu UMKM yang memiliki potensi untuk menerapkan sistem ini adalah Warteg Permata Bahari, sebuah usaha kuliner yang menyediakan berbagai menu makanan rumahan dengan harga terjangkau. Warteg ini melayani pelanggan dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, hingga masyarakat umum. Dengan jumlah transaksi yang cukup banyak setiap harinya, pengelolaan keuangan yang baik menjadi kebutuhan penting agar usaha dapat berjalan dengan lancar dan terus berkembang.

Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik Warteg Permata Bahari, Ibu Sukemah, kegiatan operasional usaha meliputi pembelian bahan baku, pengolahan makanan, penjualan produk, hingga pencatatan transaksi harian. Selama ini, pencatatan pemasukan dan pengeluaran masih dilakukan secara sederhana menggunakan buku catatan. Cara tersebut memang cukup membantu dalam mengontrol aktivitas usaha, tetapi sering kali menimbulkan beberapa kendala.

Baca juga : PLN EPI Perkuat Literasi Keuangan Pegawai Lewat Financial Wellbeing

Pencatatan manual memiliki beberapa kelemahan, seperti risiko kehilangan data, kesalahan perhitungan, serta membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat laporan keuangan. Selain itu, Ibu Sukemah juga mengalami kesulitan ketika ingin mengetahui secara cepat berapa keuntungan yang diperoleh dalam satu periode tertentu. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penerapan sistem informasi akuntansi dan keuangan dalam membantu pengelolaan usaha.

Sistem informasi akuntansi memungkinkan seluruh transaksi keuangan dicatat secara digital dan tersimpan dalam satu basis data yang terorganisir. Setiap transaksi penjualan, pembelian bahan baku, pembayaran listrik, air, hingga biaya operasional lainnya dapat dicatat secara otomatis. Dengan demikian, pemilik usaha dapat memperoleh informasi keuangan yang lebih akurat dan mudah dipahami.

Menurut Ibu Sukemah, penggunaan teknologi dalam pengelolaan usaha merupakan langkah yang perlu dipertimbangkan untuk menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat. Saat ini banyak UMKM yang mulai memanfaatkan aplikasi kasir digital dan pencatatan keuangan berbasis smartphone untuk membantu aktivitas operasional mereka.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Staf Administrasi DPR

Penerapan sistem informasi akuntansi juga memberikan manfaat dalam proses pengambilan keputusan. Informasi keuangan yang akurat memungkinkan pemilik usaha mengetahui menu yang paling laris, biaya operasional terbesar, serta tingkat keuntungan yang diperoleh setiap bulan. Data tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan strategi bisnis, seperti menambah variasi menu, mengatur harga jual, atau melakukan efisiensi biaya operasional.

Dari sisi pelanggan, penerapan teknologi juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Penggunaan sistem kasir digital, misalnya, dapat mempercepat proses transaksi dan mengurangi kesalahan dalam perhitungan pembayaran. Pelanggan akan merasa lebih nyaman karena pelayanan menjadi lebih cepat dan akurat.

Namun sisi lain, beberapa pelanggan berpendapat bahwa penggunaan teknologi dalam pelayanan warteg memiliki beberapa kekurangan. Saat terjadi gangguan listrik atau sistem kasir mengalami kendala, proses pembayaran dapat menjadi lebih lambat dibandingkan dengan cara manual. Selain itu, sebagian pelanggan yang sudah terbiasa dengan pelayanan tradisional merasa interaksi antara kasir dan pelanggan menjadi berkurang karena fokus lebih banyak tertuju pada perangkat digital.

Baca juga : Pemadaman Listrik Di Pulau Jawa, Negara Jangan Kalah Vs Oligarki Batu Bara

Meskipun saat ini pencatatan masih dilakukan secara manual, penggunaan teknologi di masa depan dapat mempermudah pengelolaan keuangan, mengurangi kesalahan pencatatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, diharapkan Warteg Permata Bahari dapat mulai memanfaatkan sistem digital secara bertahap agar usaha semakin berkembang, mampu bersaing, dan memiliki pengelolaan keuangan yang lebih baik di masa mendatang.

MUHAMAD AFIP HAPIPI
MUHAMAD AFIP HAPIPI
Muhamad Afip Hapipi, Lika Wulan Sari, Nur As’Ari, Raihan Badruzzaman, Shaqi Azzahra (Mahasiswa Prodi Manajemen S1, Universitas Pamulang)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.