Dark/Light Mode

RS Yarsi Bersama Basarnas Gelar Simulasi Penyelamatan

Selasa, 11 Mei 2021 11:05 WIB
RS Yarsi Bersama Basarnas Gelar Simulasi Penyelamatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Guna menghadapi kecelakaan di jalan raya khususnya di jalan tol, Basarnas Bersama RS YARSI melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka simulasi penanganan korban akibat kecelakaan kendaraan (10/5).

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dalam keterangannya mengatakan,  simulasi gabungan memang dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri agar para pengendara dan pengguna jalan tol merasa aman dan merasakan kehadiran pemerintah.

Berita Terkait : BPBD Tapanuli Selatan: 21 Personel Basarnas Siap Evakuasi Korban Longsor

"Melalui simulasi ini juga untuk membuktikan bahwa pemerintah melalui instansi terkait hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan bantuan dan pertolongan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan raya," tuturnya

Sementara Kepala Instalasi Gawat Darurat RS Yarsi, dr. Adriansyah Sp,B menjelaskan, telah menyiapkan service center terintegrasi dan terpadu dalam satu atap, mulai dari pelayanan USG, CT Scan, Laboratorium hingga kamar operasi 4 jam.

Baca Juga : Sore Ini, Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Syawal 1442 H

Menurutnya, Di RS Yarsi khususnya IGD, kami telah siap dengan service center terintegrasi terpadu dalam satu atap. Diantaranya pelayanan USG, CT scan, lab dan kamar operasi 24 jam.

Terkait dengan simulasi penyelamatan, Adriansyah menegaskan, pihaknya telah siap untuk menerima pelayanan medis lanjutan. Menurutnya, helipad yang dimiliki RS Yarsi akan siap menerima pelayanan medis lanjutan dan evakuasi dari Basarnas. "Kaitannya dengan simulasi, kita sudah siap. Kami memiliki helipad diatas untuk menerima pelayanan medis lanjutan dari Basarnas. Kita terima evakuasi itu dengan medis lanjutan, Terpadu 24 jam," tegasnya.

Baca Juga : Disiplin Dan Waspada Hadapi Pandemi Covid, Ciri Orang Bertakwa

Selain RS Yarsi, RSPAD dan RS Polri, lanjut Adriansyah, juga siap menerima korban penyelamatan khusus kecelakaan di Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) Km 40B dan Jalan Tol Jagorawi Km 19B menggunakan rescue udara berupa helikopter. "Ditunjuknya RS Yarsi oleh Basarnas, selain memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap, terintegrasi dan terpadu, letak yang strategis juga adanya landasan helikopter atau helipad, memudahkan evakuasi korban secara cepat, tepat sehingga dapat langsung ditangani dan terselamatkan", pungkasnya. [ARM]