Dark/Light Mode

Jasa Armada Indonesia Dukung Integrasi Pelabuhan

Rabu, 9 Juni 2021 07:12 WIB
Jasa Armada Indonesia Dukung Integrasi Pelabuhan

RM.id  Rakyat Merdeka - Para Serikat Pekerja PT Jasa Armada Indonesia Tbk mengawal kebijakan dan mendukung penuh program pemerintah menuju integrasi Pelabuhan Indonesia

Ketua DPC SPPI II Jasa Armada Indonesia, Agung Subali, di Rakercab III DPC SPPI PT JAI, dikutip melalui keterangan tertulisnya, Selasa, (8/6) mengatakan, Sehubungan dengan rencana integrasi pelabuhan, kami dari serikat pekerja berkomitmen penuh untuk mengawal dan memastikan bahwa tidak akan ada kebijakan manajemen yang akan merugikan pekerja.

Berita Terkait : Ingatkan Diaspora Indonesia Amalkan Nilai Pancasila

Menurutnya, untuk mewujudkan integrasi pelabuhan, sangat dibutuhkan sinergi antara seluruh pekerja dan jajaran manajemen perusahaan. Integrasi pelabuhan Indonesia merupakan kebijakan pemerintah dalam rangka menekan biaya logistik nasional.

"Biaya logistik di Indonesia saat ini mencapai 24 persen. Sehingga sebagai perusahaan BUMN sudah sepatutnya kita bersama-sama mendukung program pemerintah tersebut," kata Agung.

Berita Terkait : 34 Pemain Timnas Indonesia U-16 Ikuti Seleksi Tahap Kedua

Jika dilihat dari aspek bisnis, integrasi pelabuhan diharapkan dapat menjadikan peluang untuk mengembangkan pasar. Baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dengan harapan IPC/Pelindo Raya (Persero) masuk kategori 10 besar operator petikemas terbesar di dunia.

"Kita selaku insan IPC, harus mampu untuk menghadapi persaingan ke depan, dengan meningkatkan kompetensi SDM dan kualitas pelayanan terhadap mitra pelabuhan," kata Agung.

Berita Terkait : Kebut Pemulihan Kinerja, Garuda Indonesia Percepat Pengembalian Sewa Armada

Turut hadir dalam acara Rakercab III DPC SPPI PT JAI Tbk diantaranya Ketua Umum DPP SPPI II Dodi Nurdiana , Sekretaris Jenderal SPPI II Isriyanto dan jajaran Direksi yakni Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk Amri Yusuf, Direktur Komersial & Operasi Shanti Puruhita, Direktur Armada dan Teknik Muhammad Iqbal, Direktur Keuangan dan SDM Rizki Pribadi Hasan, serta menghadirkan Pembicara dari Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia (FPPI) Nova Sofyan Hakim 
dan turut hadir tamu undangan Pengurus Serikat Pekerja TNO Eko. [ARM]