Dark/Light Mode

Popok Baby Happy Edukasi Masyarakat Cegah Ruam Bagi Si Kecil

Jumat, 5 November 2021 10:46 WIB
Popok Baby Happy Edukasi Masyarakat Cegah Ruam Bagi Si Kecil

RM.id  Rakyat Merdeka - Wings Care melalui salah satu produknya Baby Happy, kembali menggelar webinar edukasi sebagai rangkaian dari program CSR “Baby Happy, Keluarga Happy” Jilid 2 yang bertajuk “Worry Less Parenting: Tumbuh Kembang Si Kecil Optimal, dengan Pola Asuh yang Nyaman Bersama”. Baby Happy tidak hanya membantu keluarga Indonesia melalui edukasi, namun juga menyalurkan 75.000 popok untuk anak Indonesia melalui CT Arsa Foundation serta Rumah Harapan Indonesia. Sebelumnya, masih di kesempatan jilid 2 ini, popok Baby Happy juga telah menyalurkan 50.000 popok bayi kepada Yayasan Kanker Anak Indonesia serta Rumah Melanie.

Marketing Manager Baby Happy (Wings Group Indonesia), Julie Widayawati mengatakan, inisiatif ini merupakan wujud nyata dukungan serta kepedulian Baby Happy kepada keluarga Indonesia di tengah pandemi. “Ini adalah webinar ke-5 yang kami adakan di tahun ini. Selain menyalurkan popok kepada anak-anak yang kurang beruntung, kami juga ingin membangun kapasitas orang tua untuk semakin mantap menjalankan perannya, yaitu melalui edukasi di webinar series ini. Meskipun pandemi membuat orang tua memiliki tantangan baru demi memenuhi kebutuhan keluarga, kami berharap kehadiran Baby Happy dengan bantuan dan edukasi ini kiranya menjadi oase baru bagi keluarga Indonesia,” ujar Julie.

Baca juga : FKG Usakti Edukasi Masyarakat Deteksi Dini Kanker Mulut

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat tiga kebutuhan dasar pada anak, yaitu Asah, Asih Asuh. Dimana pola asuh terbentuk dari keinginan orang tua yang ditanamkan pada anak. Selain menentukan pola asuh terbaik untuk anak, orang tua juga diharapkan mampu peka terhadap hal-hal yang membuat si kecil tidak nyaman atau rewel, terlebih karna kulit bayi yang sangat sensitif terhadap ruam atau iritasi pada awal masa kelahiran. Sehingga, pada kesempatan ini Baby Happy kembali menggandeng seorang pakar kesehatan anak, dr. Citra Amelinda, SpA, MKes, IBCLC dan seorang public figure sekaligus ibu 4 orang anak, Mona Ratuliu yang membagikan tips jitu agar para orang tua lebih aware dengan penyebab ruam serta solusi mencegahnya dan bagaimana membuat pola asuh/parenting menjadi lebih nyaman sehingga orang tua tidak mudah panik atau khawatir.

Kebanyakan bayi memang memiliki kulit yang sensitif sehingga rentan mengalami iritasi dan masalah kulit lainnya, termasuk ruam. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan sering terjadi, sehingga orang tua perlu melakukan deteksi dini untuk mencari tahu apa penyebab ruam pada anak mereka dan mencari solusinya. “Berbeda dengan orang dewasa, kulit bayi jauh lebih tipis, lebih mudah kehilangan kelembabannya dan lebih rentan teriritasi sehingga sering muncul ruam. Banyak hal yang bisa menyebabkan iritasi mulai dari keringat yang menyumbat pori-pori, jenis detergen atau bahan baju, hingga jenis popok. Selain iritasi, penyebab ruam tersering adalah alergi protein susu sapi. Bentuk khasnya berupa ruam merah bulat di kedua pipi si kecil,” ujar dr. Citra Amelinda, SpA, MKes IBCLC, dokter spesialis anak Primaya Hospital Bekasi Timur.

Baca juga : Wapres Ma'ruf Amin: Terima Kasih Masyarakat Papua

Lalu bagaimana merawat kulit bayi dengan baik sehingga tumbuh kembangnya optimal dan si kecil bisa nyaman beraktivitas setiap saat? Lebih lanjut dr. Citra menyebutkan bahwa sebaiknya orang tua menjaga kelembaban kulit bayi dengan optimal, hindari kekeringan atau zat yang mudah mengiritasi kulit seperti parfum atau deterjen, serta jauhkan dari alergen seperti debu atau bulu.

“Untuk mencegah ruam pada bayi, sebaiknya gunakan pelembab kulit dengan bahan yang aman untuk bayi, seperti petroleum jelly atau pelembab kulit yang mengandung ceramides. Selain itu, biasakan mandikan anak Anda pada air suam kuku dan gunakan sabun, sampo, bahkan deterjen yang lembut dan tidak mengandung pewangi. Jangan ragu untuk periksakan kondisi si kecil apabila ruam disertai nanah, kulit melepuh atau si kecil tampak sangat tidak nyaman terus menerus. Saat ini, dokter bahkan sudah tidak lagi menyarankan penggunaan bedak tabur untuk bayi karena dapat menyebabkan iritasi saluran napas bayi, sebaliknya gunakanlah bedak yang bertekstur cair untuk mengurangi iritasi gatal akibat biang keringat. Dengan demikian, si kecil bisa tetap aktif bergerak, tidak mudah rewel dan para moms atau dads dapat beraktivitas dengan sukacita!” tambah dr. Citra. [ARM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.