Dewan Pers

Dark/Light Mode

FKG Usakti Edukasi Masyarakat Deteksi Dini Kanker Mulut

Sabtu, 30 Oktober 2021 18:41 WIB
FKG Usakti Edukasi Masyarakat Deteksi Dini  Kanker Mulut

RM.id  Rakyat Merdeka - Kanker mulut menempati urutan ke 6 dari seluruh jenis kanker di RS Kanker Dharmais tahun 2003-2013 (Purwanto, dkk.,2016). Tahun 2017 dilaporkan oleh Cheong dkk. Indonesia memiliki insidensi kanker mulut tertinggi di Asia Tenggara yaitu 5.329 kasus dari total 18.071 kasus. Jumlah kanker mulut terus meningkat dengan angka kematian separuh dari jumlah insidensinya.

Hal tersebut dikatakan Prof.drg. Rahmi Amtha, MDS, PH.D, Sp.PM dalam acara Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kedoktran Gigi (FKG) Universitas Trisakti (Usakti) sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa “Pelatihan Deteksi Dini Kanker Mulut dengan Metode SAMURI (Periksa Mulut Sendiri) secara Virtual (30/10).

Berita Terkait : Bank Mandiri Layani Transaksi Digital Perusahaan Bongkar Muat

Menurutnya, FKG Usakti bekerjasama dengan Komunitas penyintas kanker Love and Healthy Tangerang terdiri dari penyintas kanker payudara. Pada peyintas kanker, upaya pengawasan berkala secara teratur terhadap kesehatan merupakan kewajiban untuk dilakukan, sehingga dapat mencegah kemungkinan terjadinya kekambuhan kanker, penyebaran atau metastasis ke bagian tubuh lain termasuk rongga mulut yang menurut laporan kasus di berbagai jurnal sebesar 1-5%.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kedoktran Gigi Universitas Trisakti melaksanakan kegiatan Pelatihan Deteksi Dini Kanker Mulut dengan Metode SAMURI (Periksa Mulut Sendiri) pada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kanker mulut seperti bagaimana gambaran klinis awal dan lanjut, faktor pencetus kanker mulut, cara melakukan SAMURI dengan benar, cara mencuci tangan dengan baik sebelum melakukan SAMURI dan cara menjaga kesehatan rongga mulut agar terhindar dari berbagai penyakit" ungkap Prof Rahmi Amtha yang juga ketua pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kedoktran Gigi (FKG) Universitas Trisakti (Usakti) .

Berita Terkait : Ingin Nyaman Jalankan Ritual, Masyarakat Adat Sunda Curhat Ke MPR

Pada kegiatan tim PkM FKG Usakti kali ini terdiri dari 4 orang dosen tetap dari berbagai program studi Fakultas Kedokteran Gigi, Mahasiswa dari program profesi dokter gigi dan mahasiswa dari program studi pendidikan dokter gigi spesialis serta 1 orang dari tenaga pendidik.

Kegiatan PkM Virtual yang dimoderatori drg Rahma Landy dilanjutkan dengan sambutan dari Koordinator pengurus komunitas Ety Suhety. Materi pertama berjudul : DETEKSI DINI KANKER MULUT DENGAN MENGENAL TANDA KLINISNYA dipaparkan oleh Prof.drg.Rahmi Amtha, MDS, PH.D, Sp.PM. Materi kedua berjudul FAKTOR PENCETUSAN KANKER RONGGA MULUT disajikan oleh Dr.Komariah, S.Si., M.Biomed. Materi ke tiga cara CUCI TANGAN CARA WHO oleh Dr.drg.Dewi Priandini. Sp.PM. Materi ke empat oleh drg.M.Orliando Roeslan, M.Kes., Ph.D tentang TAHAP PERIKSA MULUT SENDIRI / SAMURI dan Materi terakhir mengenai CARA MENJAGA ORAL HYGIENE YANG BAIK DAN BENAR dipaparkan oleh drg.Firstine Kelsi Hartanto, MClinDent, Sp.PM.

Berita Terkait : Siti Fauziah: MPR Lebih Dekat Dengan Masyarakat Lewat Bincang Kebangsaan

Prof Rahmi melanjutkan, Untuk melihat adanya perubahan tingkat pengetahuan peserta pelatihan sebelum dan sesudah kegiatan, tim mengirimkan link pre dan post test. Komunitas dilengkapi dengan materi berupa e-video singkat tentang SAMURI, e-poster SAMURI atau e-book SAMURI.

Dengan kegiatan ini, Prof Rahmi Amtha berharap komunitas penyintas kanker dapat melakukan deteksi dini kanker mulut secara mandiri, menjadikannya kebiasaan baik yang dilakukan satu bulan sekali, serta dapat mengajarkan kebiasaan ini bagi anggota komunitas lain, anggota keluarga dan masyarakat luas lainnya, pungkasnya. [ARM]