Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Momen nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola tak lagi sekadar ajang berkumpul. Di balik euforia tersebut, tersimpan potensi ekonomi yang besar.
Laporan terbaru dari GrabAds bertajuk “The Nobar Economy” mengungkap bagaimana pesta sepak bola dunia mampu mendorong lonjakan konsumsi sekaligus membuka peluang strategis bagi brand.
Dalam laporan tersebut, aktivitas nobar terbukti menjadi pemicu meningkatnya transaksi, khususnya di layanan pesan-antar seperti GrabFood dan GrabMart.
Fenomena ini bukan tanpa alasan. Kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar menikmati pertandingan sambil menyantap makanan menjadikan momen ini sebagai titik konsumsi yang sangat intens.
Baca juga : Harga Gabah Naik, Petani di Majalengka Semakin Sejahtera
Sejalan dengan itu, Grab mencatat lonjakan permintaan makanan dan minuman kategori “nobar friendly” dengan pertumbuhan double digit selama periode pertandingan.
Menu praktis seperti pizza, martabak, popcorn, hingga kopi dan minuman ringan menjadi favorit karena mudah dikonsumsi bersama.
Menariknya, di tengah serbuan menu global, selera lokal tetap mendominasi. Hidangan seperti nasi goreng, ayam goreng, mie ayam, hingga sate konsisten menjadi pilihan utama masyarakat selama nobar.
Hal ini menunjukkan bahwa preferensi kuliner Indonesia tetap kuat meski dalam suasana perayaan global.
Baca juga : Menperin: Pendidikan Vokasi Jadi Fondasi Pembangunan SDM Industri
Director of Commercial Grab Indonesia Roy Nugroho menilai fenomena ini sebagai peluang besar bagi pelaku usaha.
Menurutnya, momen hiburan seperti pertandingan sepak bola kini telah berevolusi menjadi momentum komersial yang signifikan.
“Ketika konsumen mengambil keputusan pembelian secara real-time, kehadiran brand di dalam ekosistem digital menjadi kunci dalam mendorong konversi penjualan,” ujar Roy dalam keterangan, Selasa (28/4/2026).
Dampaknya pun nyata. Pada ajang sepak bola global 2022, sebuah brand minimarket tercatat mengalami kenaikan pesanan hingga 55 persen di GrabMart. Sementara brand kopi lokal dan ayam goreng masing-masing mencatat pertumbuhan hingga 43 persen dan 41 persen.
Baca juga : Menkop: Kopdes Jadi Kunci Pangan Mandiri Tanpa Impor
Melihat potensi tersebut, GrabAds menghadirkan berbagai solusi pemasaran berbasis data untuk membantu brand memaksimalkan momentum pesta bola dunia 2026. Mulai dari fitur pencarian dan promosi dalam aplikasi, hingga strategi branding di armada transportasi, semua dirancang untuk menjangkau konsumen di berbagai titik interaksi.
Dengan antusiasme masyarakat yang diprediksi kembali tinggi, “Nobar Economy” menjadi sinyal kuat bahwa industri hiburan dan konsumsi kini semakin terhubung.
"Bagi brand, ini bukan sekadar momentum sesaat, melainkan peluang untuk hadir lebih relevan di tengah kebiasaan baru konsumen," pungkas Roy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya