Dewan Pers

Dark/Light Mode

Presidensi G20, Jokowi Akan Pamerkan Hutan Mangrove Bali Ke Pemimpin Dunia

Kamis, 2 Desember 2021 14:43 WIB
Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana dan sejumlah pejabat meninjau Mangrove Conservation Forest, di Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Kamis (2/12). (Foto: Setpres)
Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana dan sejumlah pejabat meninjau Mangrove Conservation Forest, di Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Kamis (2/12). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presidensi G20 akan digunakan Indonesia untuk memperkuat solidaritas dunia dalam mengatasi perubahan iklim. Indonesia juga akan menunjukkan komitmen kuatnya dalam mengatasi masalah tersebut.

Demikian disampaikan Presiden Jokowi usai meninjau Mangrove Conservation Forest, di Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Kamis (2/12). Jokowi akan tunjukkan hutan mangrove alias bakau tersebut kepada para pemimpin dunia yang hadir dalam G20 di Bali.

“Di sini adalah tempat yang ingin kita tunjukkan, yaitu hutan mangrove bersama persemaian mangrove yang nanti akan kita tunjukkan bahwa Indonesia memiliki komitmen yang kuat dalam rangka perubahan iklim,” ujar Jokowi, seperti dikutip setkab.go.id.

Berita Terkait : Presiden Akan Ajak Pimpinan G20 Tinjau Konservasi Mangrove Di Bali

Jokowi ingin menunjukkan kepada para pemimpin dunia G20 bahwa Indonesia komitmen Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim sangat konkret.

“Ini akan menunjukkan nantinya keseriusan kita merestorasi hutan mangrove, merehabilitasi hutan mangrove, merestorasi hutan gambut, dan merestorasi lahan-lahan kritis yang ada di negara kita. Saya kira komitmen itu yang ingin kita tunjukkan secara konkret, secara riil di lapangan,” terang Kepala Negara.

Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan, Kepala Negara telah menegaskan komitmen Pemerintah untuk terus melakukan pemulihan dan perlindungan hutan mangrove, baik melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) maupun Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM)

Berita Terkait : Delapan Manajer Investasi Ogah Balikin Duitnya Asabri

“Rehabilitasi mangrove akan terus kita lakukan, baik oleh BRGM dan juga oleh Kementerian LHK. Target kita di tahun 2021 ini adalah kurang lebih 34 ribu hektare di seluruh tanah air,” ujar Presiden, usai menanam mangrove bersama masyarakat, di Cilacap, Jawa Tengah, September lalu.

Di bulan yang sama, Jokowi  melakukan kegiatan serupa di sejumlah daerah di Tanah Air. Di antaranya di Bengkalis, Riau, dan Kota Batam, Kepulauan Riau. 

Kemudian di Oktober, Jokowi kembali melakukan penanaman  mangrove di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Pada kesempatan itu, Jokowi mengajak serta sejumlah duta besar dari negara sahabat. [USU]