Dark/Light Mode

Ke Boyolali, Kemenkes Tinjau Implementasi Germas Di Jateng

Jumat, 10 Desember 2021 14:01 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengunjungi Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan kegiatan Ekspose Pembangunan Kesehatan Masyarakat di wilayah itu. (Foto: Didi Rustandi/Rakyat Merdeka)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengunjungi Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan kegiatan Ekspose Pembangunan Kesehatan Masyarakat di wilayah itu. (Foto: Didi Rustandi/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang akhir tahun 2021, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengunjungi Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan kegiatan Ekspose Pembangunan Kesehatan Masyarakat di wilayah itu. Acara digelar pada tanggal 9-12 Desember 2021.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan untuk memotret capaian pembangunan kesehatan di Jateng.

"Dari sini, diharapkan kegiatan ini membawa semangat bagi semua pihak untuk terus berupaya mewujudkan Indonesia yang lebih sehat," ujarnya, Jumat (10/12).

Baca juga : Presiden Tinjau Daerah Terdampak Erupsi Semeru Di Lumajang

Dijelaskan Widyawati, ada 6 kegiatan yang akan dipotret pada acara ini. Pertama, ekspose pembangunan kesehatan di Provinsi Jateng dan Kabupaten Boyolali. "Serta, Penjelasan Transformasi Sistem Kesehatan pada pilar pertama, yaitu Transformasi Pelayanan Primer," imbuhnya.

Kedua, penyerahan penghargaan kabupaten/kota sehat. Berikutnya ketiga, peninjauan protokol kesehatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Dasar Negeri 9 Kabupaten Boyolali. Lalu keempat, peninjauan Pelayanan Kesehatan di RSUD Pandan Arang Kabupaten Boyolali.

Selanjutnya kelima, peninjauan Kampung Germas Teguh Beriman di Desa Pranggong Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Dan terakhir keenam, peninjauan lapangan ke Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit di Salatiga.

Baca juga : BIN Daerah Kalsel Kembali Vaksinasi Pelajar Di Binuang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Inpres ini dikeluarkan dalam rangka mempercepat dan mensinergikan tindakan dari upaya promotif dan preventif hidup sehat guna meningkatkan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit.

"Kabupaten Boyolali dipilih untuk diekspos oleh Kementerian Kesehatan karena telah memiliki beberapa kampung Germas yang telah dirintis sejak tahun 2018," beber Widyawati.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.