Dewan Pers

Dark/Light Mode

Presiden Sebut Potensi Ekonomi Digital Indonesia Sangat Besar

Selasa, 1 Maret 2022 23:15 WIB
Presiden Joklowi berdialog dengan empat talenta digital Indonesia secara virtual, Sea Labs Indonesia, Gedung Pacific Century Place, SCBD, Jakarta, Selasa (1//3/. (Foto: BPMI Setpres/Kris)
Presiden Joklowi berdialog dengan empat talenta digital Indonesia secara virtual, Sea Labs Indonesia, Gedung Pacific Century Place, SCBD, Jakarta, Selasa (1//3/. (Foto: BPMI Setpres/Kris)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa  potensi ekonomi digital Indonesia di tahun 2025 diperkirakan mencapai 146 miliar dolar AS dan kontribusi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan naik delapan kali di tahun 2030, yaitu di angka Rp 4.531 triliun.

Hal itu disampaikan Jokowi saat meresmikan Sea Labs Indonesia, di Gedung Pacific Century Place, SCBD, Jakarta, Selasa (1/3). “Indonesia memiliki potensi besar dalam ekonomi digital. Ini sebuah angka yang sangat besar sekali. Dan, seluruh sektor digital juga mengalami pertumbuhan dua digit di tahun 2021,” kata Jokowi.

Dalam sambutannya, Jokowi mengaku, tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar saja, tetapi harus menjadi pemain. Untuk mendukung hal tersebut, Kepala Negara memandang bahwa ekosistem yang kondusif harus dibangun bersama-sama. Selain itu, Presiden juga ingin agar talenta-talenta digital Indonesia, baik di bidang kecerdasan buatan (AI), cloud computing, hingga blockchain, yang ada di luar negeri diundang untuk kembali ke Tanah Air. 

Berita Terkait : KBRI Bern Dorong Diaspora Indonesia Manfaatkan Perjanjian EFTA-CEPA

“Saya kira banyak anak-anak kita yang ada di luar, yang perlu kita undang untuk kembali ke Tanah Air dalam rangka membangun sistem digital kita agar lebih baik dan kondusif lagi,” imbuhnya.

Presiden pun mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Sea dan Sea Labs Indonesia yang telah mengundang talenta digital Indonesia untuk kembali ke Tanah Air. Bahkan, di tahun 2023 pihak Sea mengatakan, akan mengundang sekitar 1.000 talenta digital untuk bisa kembali ke Indonesia untuk masuk di Sea maupun Sea Labs Indonesia.

“Kita harapkan bahwa perkembangan ekonomi digital ini bisa juga memicu pemasaran produk-produk UMKM dan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yang merata, dan berkeadilan,” ujarnya. 

Berita Terkait : Baru Diresmikan, Presiden Jokowi Sambut Target 1.000 Talenta Digital Sea Labs Indonesia

Pada kesempatan tersebut, Presiden sempat berdialog dengan empat talenta digital Indonesia secara virtual. Mereka  adalah Ainun Najib yang saat ini menjabat sebagai Head of Analytics, Platform dan Regional Business Grab Singapura, Rangga Garmastewira yang bekerja sebagai Tech Lead di SeaMoney Singapura, Chairuni Aulia Nusapati yang bekerja sebagai Software Engineer di Google UK, dan Veni Johanna yang menjabat sebagai Head of Frameworks Engineering di Asana Amerika Serikat. Di akhir dialognya, Presiden berharap para talenta digital dapat kembali ke Indonesia untuk memberikan kontribusinya kepada Tanah Air.

Untuk diketahui, Sea Labs Indonesia merupakan inisiatif Sea yang hadir untuk menumbuhkan industri digital Indonesia dan memberikan pelatihan intensif bagi talenta digital baru. Sea Labs Indonesia akan membangun tim yang terdiri dari 1.000 talenta digital Indonesia, terutama engineer dan product manager, yang akan siap untuk berkontribusi melalui teknologi. 

Sea Labs Indonesia akan melibatkan guru dan mentor kelas dunia yang berpengalaman untuk berbagi pengetahuan dengan talenta digital Indonesia. Pada acara tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, serta Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. [MFA]