Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mahfud Kembali Tegaskan Pemerintah Fokus Siapkan Pemilu 2024

Minggu, 20 Maret 2022 18:46 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD saat kunjungan kerja di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Minggu (20/3). (Foto: Istimewa)
Menko Polhukam Mahfud MD saat kunjungan kerja di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Minggu (20/3). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD kembali menegaskan pelaksanaan Pemilu tetap dilakukan pada tahun 2024. Hal ia sampaikan saat ditanya awak media saat kunjungan kerja di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Minggu (20/3).

"Jadi kalo pemerintah tetap menyiapkan jadwal 2024 untuk Pemilu Presiden, Pemilu Legislatif dan Pilkada serentak. Urusan Parpol di DPR silakanlah. Kita akan bekerja secara profesional sesuai dengan tugas dan fungsinya," ujar Mahfud.

Mahfud menambahkan, terkait diskusi yang muncul di Partai Politik, DPR, LSM dan Ormas, adalah hal lumrah untuk dilakukan.

Berita Terkait : Matangkan Persiapan, Plt Sesmenpora Pimpin Rakor FIBA ASIA Cup 2022

"Bahwa Partai Politik, DPR, LSM, Ormas, mau mendiskusikan hal itu, diskusikan saja. Silakan diskusi, apa hasilnya itu urusan politik. Tapi bagi pemerintah, saya sekarang sudah menyiapkan. Tahun 2024 ada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Pileg dan Pilkada serentak. Itu kita siapkan," tegas eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Di kesempatan yang sama, Mahfud juga menjelaskan terkait beredarnya rencana pembahasan pemunduran Pemilu yang akan dilakukan di Balikpapan, Senin mendatang. Dimana rencananya akan mengundang KPU dan Bawaslu Kota Balikpapan.

"Kemarin ada berita di Balikpapan, katanya Kemenko Polhukam undang Bawaslu, undang KPU untuk mendiskusikan isu penundaan Pemilu. Ya, itu kita batalkan. Karena itu akan menimbulkan isu liar seakan-akan kita mengagendakan, padahal sebenarnya kita mau menjelaskan kepada masyarakat bahwa agenda pemerintah tetap," jelas Menko Polhukam.

Berita Terkait : Puan Minta Pemerintah Waspadai Lonjakan Kasus Omicron BA.2

Kepada media, Mahfud menjelaskan, di dalam negara Demokrasi, masyarakat memiliki kebebasan dalam memberikan pendapat, berbeda saat dulu zaman Orde Baru. Saat itu, partai politik, LSM tidak boleh bicara.

"Ini negara demokrasi, dulu zaman Orde Baru kan partai politik tidak boleh bicara, LSM juga tidak boleh bicara, pokoknya dulu semua ditegur. sekarang bicaralah," tegas Mahfud.

Namun demikian, lanjut Mahfud, pemerintah akan bekerja secara profesional, dan tetap menyiapkan jadwal 2024 untuk Pemilu Presiden, Pemilu Legislatif dan Pilkada serentak. [FAQ]