Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Genjot Perekonomian Lokal, KKP Bakal Bangun Kampung Bandeng Di Gresik
Sabtu, 26 Maret 2022 20:13 WIB
Sebelumnya
Menurutnya, berbekal intervensi tersebut dan peningkatan teknologi intensifikasi kami menargetkan untuk dapat meningkatkan produktivitas tambak hingga dua kali lipat.
Sebagai informasi, ikan bandeng merupakan komoditas perikanan dengan hasil produksi terbesar yang dihasilkan oleh Kabupaten Gresik. Menurut data sementara, pada tahun 2020 Kabupaten Gresik berhasil memproduksi ikan bandeng sebanyak 87,12 ribu ton dengan total nilai poduksi sebesar 1,4 triliun rupiah.
Pada 2021, produksi ikan bandeng meningkat hingga 90,38 ribu ton dengan total nilai produksi mencapai 1,43 triliun rupiah.
Baca juga : BPIP Apresiasi TNI Bangun Kampung Pancasila Di Blora
Tebe juga menilai bahwa dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam keberlangsungan dan kesuksesan program kampung budidaya ini.
Dukungan pemerintah daerah juga menjadi faktor yang tidak dapat dikesampingkan melalui komitmen dan penyusunan masterplan kampung perikanan budidaya yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir, apalagi ikan bandeng dikenal sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi yang cukup populer di masyarakat melalui ragam masakan dan olahan.
“Pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng di Gresik ini menjadi upaya KKP mengembangkan perekonomian lokal dan daerah berbasis perikanan budidaya terintegrasi yang menghasilkan produksi kontinu dan terjadwal, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pembudidaya,” ujar Tebe.
Baca juga : Gaet Universitas Udayana, BNI Bangun Campus Financial Ecosystem
Ketua Pokdakan Berkah Mandiri Desa Ujungpangkah, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh pembangunan kampung budidaya bandeng yang telah diinisiasi oleh KKP di daerahnya.
Menurutnya pembangunan kampung bandeng berpotensi untuk menyejahterakan masyarakat di desanya terutama pelaku usaha budidaya.
Ia memberikan gambaran bahwa dengan penebaran nener bandeng ukuran 8-10 cm, sebanyak 25 ribu ekor dengan teknologi semi intensif dan masa pemeliharaan selama 6 bulan berpotensi untuk mendapatkan hasil 6-7 ton bandeng ukuran 4-5 ekor per kg.
Baca juga : Bamsoet: PPHN Pemandu Arah Pembangunan Jangka Panjang
Dengan harga jual berkisar antara 22-26 ribu rupiah per kg, potensi penghasilan kotor yang didapatkan dapat mencapai 182 juta rupiah per siklus.
“Alhamdulilah kami merasa sangat terbantu dengan adanya program kampung budidaya bandeng di tempat kami, terutama bantuan alat berat yang membantu mengatasi permasalahan pendangkalan saluran air dan tambak," ujar Nasihudin.
Ia berharap Harapan teknologi yang akan diterapkan dapat berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan hasil produksi dan memberikan kemakmuran bagi anggota kelompok dan masyarakat di desa. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya