Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jalani Prokes Dan Vaksinasi

Insya Allah, Mudik Lebaran Aman, Gembira Dan Sehat

Sabtu, 30 April 2022 07:55 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat memantau mudik di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat memantau mudik di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat diminta tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan (prokes) dan melakukan vaksinasi saat mudik Lebaran.

Jika pelaksanaan libur Lebaran, termasuk mudik berlangsung aman dan sehat, maka Indonesia bisa memasuki era endemi.

“Aman itu di perjalanan betul-betul aman sampai dengan gembira. Sehat artinya tidak ada peningkatan Covid-19,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat memantau mudik di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, kemarin.

Berita Terkait : Naik Heli, Kepala BNPB & Menko PMK Tinjau Arus Mudik Lebaran Di Garut

Diingatkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini, terkendalinya kasus Covid setelah Lebaran akan menjadi pertimbangan Pemerintah dalam mengambil kebijakan pengendalian Covid.

“Kalau mudik ini sukses, dalam arti perjalanannya juga tidak banyak rintangan, tidak banyak kejadian yang tidak dikehendaki, dan kondisi Covid-19 tetap terkendali, kita akan punya kepercayaan diri akan berproses menuju era endemi,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane optimis Lebaran kali ini tidak akan memicu ledakan kasus, meski Pemerintah sudah memberikan pelonggaran bagi masyarakat. Termasuk, untuk mudik.

Berita Terkait : Semoga Mudik Lancar, Selamat Sampai Tujuan

“Menurut pandangan kami, Lebaran ini relatif aman,” ujar Masdalina, kemarin.

Keyakinan ini didasarkan pada belum adanya pernyataan atau statement dari World Health Organization (WHO) tentang varian baru Covid-19.

Masdalina menyebut, selama tidak ada varian baru, maka kasus bisa terkendali.
 Selanjutnya