Dark/Light Mode

Waspada Radikalisme

BNPT Ngajak Anak Muda Seleksi Informasi Medsos

Senin, 20 Juni 2022 07:55 WIB
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar. (Foto: Humas BNPT)
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar. (Foto: Humas BNPT)

 Sebelumnya 
Karena itu, Boy pun meminta seluruh warga masyarakat benar-benar menghindari, menjauhi dan menangkal perilaku buruk tersebut.

Meski kian menjadi wacana popular akibat skalanya yang terus naik, ujaran kebencian sebenarnya bukan hal baru.

Sejak lama disadari, selalu ada unsur-unsur di masyarakat yang melakukan hal tersebut disebabkan keterbatasan pemikiran atau kurangnya kemampuan untuk menjaga diri.

Baca juga : Program Pelestarian Alam PT KCN Di Marunda, Diapresiasi Kemenko Marves

Tetapi seiring kemajuan teknologi komunikasi dan budaya baru media sosial, ujaran kebencian bisa dilakukan dengan masif dan menyentuh masyarakat paling bawah, dengan skala sangat luas. Akibatnya, dampaknya pun tak lagi bisa diperkirakan.

Boy bilang, sebuah ujaran kebencian mungkin tidak langsung memantik kerusuhan, bisa tertahan karena kewaspadaan semua pihak.

“Namun kebencian yang tercipta sangat mungkin mengendap menjadi bara api yang sewaktu-waktu, pada saat yang paling buruk, bisa memantik api dan meledakkan kerusuhan,” jelas mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini.

Baca juga : Toyota Ajak Anak Muda Peduli Netralitas Karbon

Karena itu, Boy menegaskan, seharusnya tak ada toleransi untuk ujaran kebencian. Karena dampaknya dapat merusak perdamaian dan pembangunan, menjadi dasar konflik dan ketegangan, dan menjadi sebab terjadinya pelanggaran hak asasi manusia dalam skala luas.

Dia pun meminta semua pihak, termasuk para pendidik, alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat, mengingatkan bahaya ujaran kebencian.

Yakni, dapat menghasut kekerasan, merusak kohesi sosial dan toleransi, dan menyebabkan kerugian psikologis, emosional, dan fisik bagi siapa pun yang terkena dampak.

Baca juga : Mantap, Banyak Atlet Muda Raih Emas Di SEA Games

Hal itu, menurut Boy, bisa dilakukan dengan sedini mungkin menanamkan sikap toleransi, mempromosikan dialog antaragama dan antarbudaya, dalam melawan ujaran kebencian tersebut. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.