Dark/Light Mode

Gandeng Kimia Farma Dan Dompet Dhuafa, BKKBN Cegah Stunting Lewat Pendampingan Keluarga

Sabtu, 23 Juli 2022 20:39 WIB
Foto: Dok.BKKBN
Foto: Dok.BKKBN

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi sebelumnya menargetkan penekanan masalah stunting hingga dibawah 14 persen harus tercapai pada 2024.

Berbagai upaya dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), bekerjasama dengan Kimia Farma dan Yayasan Dompet Dhuafa melalui program Bidan Inspiratif Untuk Negeri (BIUN), yang tahun ini diselenggarakan pemerintah dan swasta.

Baca juga : Gandeng Kemenkominfo, BNI Aktif Tangkal Penyebaran Berita Hoaks

Program ini, merupakan gabungan dari dua program sebelumnya dengan kesamaan benang merah yang tahun sebelumnya diadakan di NTB, NTT, Aceh, Sulawesi Selatan, Banten, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara dan Papua.

Martin Suanta selaku Direktur Bina Kualitas Pelayanan KB Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sangat mengapresiasi program itu, menyebut Bidan merupakan tonggak utama mendampingi keluarga dalam menurunkan angka stunting (kekerdilan) di Indonesia.

Baca juga : Mendes: Dana Desa Boleh Digunakan Buat Tangani PMK

"Saya apresiasi sekali Bidan Inspiratif Untuk Negeri, ini luar biasa," kata Martin dalam peluncuran Program Bidan Inspiratif Untuk Negeri, Jakarta, Sabtu (23/7). 

Menurutnya peran bidan dalam percepatan penurunan stunting dapat dimulai dari proses pencegahan melalui pendekatan dan pendampingan keluarga.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.