Dark/Light Mode

Hadiri Ceremony of Celebration of KFX/IFX di Korsel

Wamenhan Ingin KF-21 Boramae Perkuat TNI AU

Sabtu, 1 Oktober 2022 07:55 WIB
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Korea, yang Mulia Lee Jong-Sup, dalam Ceremony of Celebration of KFX/IFX di Sacheon Air Base, Korea Selatan, Rabu (28/9/2022). (Foto: Humas Kemhan)
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Korea, yang Mulia Lee Jong-Sup, dalam Ceremony of Celebration of KFX/IFX di Sacheon Air Base, Korea Selatan, Rabu (28/9/2022). (Foto: Humas Kemhan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) ingin pesawat tempur KF-21 Boramae bisa memperkuat sistem pertahanan udara Indonesia. Kerja sama Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) dalam bidang pertahanan mengalami kemajuan bagus.

Hal itu dikatakan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra kepada Menteri Pertahanan Korea, Yang Mulia Lee Jong-Sup, dan Menteri DaPa (Defense Acquisition Program Administration), Mr. Eom, Dong Hwan, saat menghadiri Ceremony of Celebration of KFX/IFX di Sacheon Air Base, Korea Selatan, Rabu (28/9).

Keberhasilan flight test dari KF21 Boramae merupakan bentuk nyata keberhasilan pengembangan pesawat tempur ini, dan sebuah progres yang sudah lama ditunggu.

“Indonesia boleh bersikap optimis, suatu saat kelak KF21 Boramae akan menjadi bagian dari sistem pertahanan udara Indonesia,” ujar Herindra, dikutip dari keterangan yang diterima Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Rektor IPDN Pesan Ini Kepada Para Praja

Herindra bilang, program KFX/IFX ini merupakan program pengembangan bersama yang dilaksanakan kedua negara, yakni Republic of Korea (ROK) dengan Indonesia.

Perjalanan program kerja sama ini cukup panjang, yang diawali dengan penandatangan Letter of Intent (LOI) oleh kedua negara pada tahun 2009.

Kemudian dalam prosesnya, kerja sama ini juga mengalami renegosiasi, hingga akhirnya berhasil mencapai kesepakatan lebih solid pada 2021.

Tepatnya, pada November, secara musyawarah ketika kedua pihak telah merumuskan kem bali sebuah joint agreement.

Baca juga : Bisa Diakses Via Website, PeduliLindungi Kini Semakin Merakyat

“Pada tahun 2022, program ini sudah pada tahap Engineering Manufacture Development (EMD). Ini tahapan di mana sudah dihasilkan beberapa prototipe pesawat yang siap untuk pengujian terbang,” jelasnya.

Dalam pandangan Herindra, program pengembangan KFX/IFX ini merupakan salah satu program nasional yang memiliki nilai strategis bagi bangsa Indonesia. Karena bertujuan memenuhi kebutuhan pesawat tempur TNI AU untuk periode 2025-2040.

Proses alih teknologi yang telah disepakati bersama, diharapkan dapat berjalan selaras dengan syarat operasional sebuah alat utama sistem persenjataan (alutsista), untuk mendukung cita-cita Indonesia dalam mengembangkan dan memanfaatkan Industri Pertahanan Nasional.

Selain itu, program ini juga bermanfaat bagi peningkatan kemampuan sumber daya manusia kedua negara.

Baca juga : Jelang KTT G20, Kementan Perkuat Pengendalian Rabies Di Bali

Indonesia, telah mengirimkan sebanyak 37 personel engineer dan dua personel test pilot dari TNI AU yang bersertifikasi internasional mengikuti kegiatan di Korea Selatan sebagai upaya proses alih teknologi.

Indonesia menargetkan mengirim 100 personel engineer, yang secara rotasi akan mengikuti program di Korea Selatan. Program ini sendiri telah dimulai sejak September 2021 dan di harapkan selesai pada pertengahan tahun 2026.

Bertempat di Kantor Pusat PT KAI di Sacheon Air Base, Korea Selatan, Herindra juga bertemu dan memberikan arahan, serta semangat kepada 37 personel engineer dari Indonesia.

“Indonesia tetap berkomitmen mendukung keberlanjutan program Pengembangan bersama Pesawat Tempur KFX/IFX, dan meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan antara Pemerintah Indonesia dengan ROK,” tandas Herindra. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.