Dark/Light Mode

Diberdayakan Sebagai Bagian Pertahanan Keamanan

BNPP Gandeng Masyarakat Desa di Perbatasan RI-Timor Leste

Jumat, 3 Maret 2023 15:26 WIB
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah BNPP Robert Simbolon. (Foto: BNPP)
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah BNPP Robert Simbolon. (Foto: BNPP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjaga pertahanan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah perbatasan negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI maupun Polri.

Masyarakat desa terdepan di kawasan perbatasan negara juga akan diberdayakan sebagai bagian pertahanan keamanan.

Pada tahun ini, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) akan menyasar sebanyak 180 orang tokoh-tokoh masyarakat desa terdepan di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Kabupaten Belu merupakan salah satu wilayah milik NKRI yang berbatasan dengan negara tetangga yaitu Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Baca juga : Masyarakat Desa Terdepan Kawasan Perbatasan RI-RDTL Akan Diberdayakan Sebagai Bagian Pertahanan Keamanan

Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP Robert Simbolon menyampaikan, kegiatan pemberdayaan ini dilakukan sesuai arahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan Rencana Induk Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan (PBWN-KP).

Robert mengatakan, pemberdayaan dimaksudkan untuk memberikan pembekalan berupa pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai pengelolaan batas wilayah negara.

Khususnya, mengenai penjagaan dan pemeliharaan pilar atau patok batas negara, pengamanan batas wilayah negara, serta pengawasan jalur perlintasan antarnegara.

"Sehingga mereka mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi aparat negara di bidang pengelolaan batas wilayah negara, khususnya aparat pengamanan perbatasan, aparat penegakan hukum, serta aparat pemeriksaan dan pelayanan lintas batas negara," ujar Robert, Kamis (2/3).

Baca juga : Tingkatkan Literasi Nasional, Kemendikbudristek Gandeng Dharma Wanita Persatuan

Dijelaskannya, kegiatan pembekalan 180 orang tokoh-tokoh masyarakat desa terdepan di Kabupaten Belu akan dilaksanakan pada bulan ini, yaitu 12 Maret 2023 hingga 15 Maret 2023.

Sebagai informasi, kegiatan serupa pernah dilaksanakan pada tahun 2020 untuk 180 orang tokoh masyarakat di Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.

Namun, pada tahun 2021 kegiatan serupa tidak dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19 dan adanya kebijakan automatic adjustment.

Kegiatan pembekalan kembali dilaksanakan pada tahun lalu dengan menyasar 180 orang tokoh masyarakat di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, dan Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. 

Baca juga : GMC Banten Ajak Masyarakat Berbudi Daya Ikan Nila Sistem Bioflok

Sementara itu, pada tahun 2024 mendatang, direncanakan pembekalan untuk 180 orang tokoh masyarakat di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.