Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Tutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2023

BKS: Mudik Balik Lancar, Evaluasi Tetap Dilakukan

Rabu, 3 Mei 2023 05:49 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi dan jajaran menutup Posko Angkutan Lebaran. (Foto: Kemenhub)
Menhub Budi Karya Sumadi dan jajaran menutup Posko Angkutan Lebaran. (Foto: Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi resmi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2023 yang telah berlangsung selama 19 hari, mulai 14 April-2 Mei 2023, di Kantor Kemenhub, Jakarta, kemarin.

BKS-sapaan Budi Karya Sumadi menjelaskan, adanya posko terpadu yang berfungsi untuk mengkoordinasikan penyelenggaraan angkutan Lebaran di seluruh wilayah Indonesia semakin meningkatkan sinergi antar stakeholder terkait.

Baik yang berada di posko terpadu maupun posko di lapangan. BKS menyatakan, command centerini sangat efektif. Banyak titik yang bisa dipantau, baik di terminal, pelabuhan, bandara, stasiun, jalan tol maupun arteri.

“Semua aktif memberikan informasi, sehingga bisa dijadikan dasar pengambilan keputusan yang cepat dan bisa segera disosialisasikan ke masyarakat,” ucap BKS.

Dia mengatakan, adanya prediksi lonjakan pergerakan masyarakat yang masif tahun ini membuat penanganan arus mudik dan balik Lebaran mendapat perhatian besar dari Presiden Jokowi.

Baca juga : Tutup Posko Angkutan Lebaran, Ini Catatan Menhub

“Alhamdulillah kita bisa melaksanakan tugas dari Presiden dengan baik untuk mewujudkan mudik yang aman dan berkesan,” tuturnya.

Sejumlah indikator positif berhasil diraih dalam penanganan arus mudik dan balik tahun ini. Antara lain, meningkatnya rata-rata kecepatan kendaraan di jalan tol, waktu tempuh yang semakin cepat serta angka kecelakaan lalu lintas yang menurun.

Meski begitu, BKS mengungkapkan, sejumlah evaluasi untuk perbaikan penanganan arus mudik dan balik Lebaran tahun depan tetap dilakukan. Khususnya, di titik krusial seperti di Tol Trans Jawa dan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni.

Misalnya, peningkatan sarana dan prasarana jalan, maupun transportasi. BKS menyebut, idealnya di jalan Tol Cipali sampai Kalikangkung Semarang ada 3 sampai 4 lajur. Jadi, rekayasa lalu lintas yang dilakukan cukup dengan contra flow dan tidak perlu one way.

“Kemudian, di penyeberangan ASDP agar menggunakan kapal yang besar dan cepat, sehingga kapasitas bertambah,” imbuhnya.

Baca juga : Kapolri: Agar Mudik Terkelola Baik, Rekayasa Lalu Lintas Dilakukan

Atas keberhasilan ini, BKS menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait. Antara lain, Kemenko PMK, Kemen PUPR, Kemen BUMN, Kominfo, TNI, Polri, BMKG, Basarnas dan KNKT. Kemudian, operator jalan tol, operator angkutan umum, asosiasi, Pemda, Dinas Perhubungan Provinsi/Kota/Kabupaten, serta pihak terkait lainnya, yang telah mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

BKS juga menyampaikan terima kasih kepada media massa yang turut memberitakan informasi arus mudik dan balik secara luas dan informatif. Mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan serta perubahan kebijakan yang terjadi sesuai dinamika di lapangan.

“Saya juga sampaikan terima kasih kepada masyarakat, yang sangat kooperatif dengan imbauan-imbauan yang disampaikan Pemerintah maupun petugas di lapangan,” ungkap BKS.

Berdasarkan data sementara, jumlah kendaraan yang melintas di jalur tol pada arus mudik dan balik lebaran tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2022, dan jumlah kendaraan pada arus balik tercatat lebih tinggi dibandingkan arus mudik.

Jumlah kendaraan pada masa arus mudik mencapai 1,91 juta atau meningkat 5,6 persen. Sementara, jumlah kendaraan pada arus balik mencapai 2,06 juta atau meningkat 6,5 persen. Total jumlah kendaraan pada arus mudik dan balik mencapai 3,9 juta atau meningkat 6,1 persen.

Baca juga : BKS Wanti-wanti Pemudik Melonjak 123 Juta Orang

Rata-rata kecepatan kendaraan dan waktu tempuh di jalur tol pada masa arus mudik dan balik pada Lebaran tahun ini juga lebih baik dibanding tahun 2022. Tercatat untuk arus mudik, rata-rata kecepatan mencapai 72 km/jam atau naik 15,9 persen dan waktu tempuh 6 jam 4 menit atau naik 14 persen.

Sementara untuk arus balik, rata-rata kecepatan mencapai 77,7 km/jam atau naik 12,7 persen dan waktu tempuh 5 jam 47 menit atau naik 17,5 persen. Pada angkutan penyeberangan Merak-Bakauheni, perbandingannya dengan tahun 2022 tercatat, jumlah penumpang sebanyak 1,38 juta orang atau naik 3 persen.

Kemudian pejalan kaki 103 ribu orang atau naik 28 persen, roda dua 88 ribu atau naik 6 persen, bus 9 ribu unit atau naik 4 persen, roda empat 169 ribu unit atau turun 2 persen. Sedangkan, tingkat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan 25 persen dibandingkan tahun 2022. Jumlah korban meninggal dunia juga turun 44 persen. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.