Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia diprediksi akan mengalami masa keemasan di 2045. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, ini akan menjadi momentum bersejarah bertepatan dengan usia kemerdekaan Indonesia yang ke -100 tahun.
Jokowi menilai, Indonesia Emas tidak bisa hadir secara otomatis, butuh fokus dan panduan.
Baca juga : Hasil Pertandingan Indonesia Vs Palestina 0-0, Lini Depan Masih Tumpul
Untuk itu, eks Wali Kota Solo ini membeberkan tiga hal penting yang menjadi acuan menuju visi Indonesia Emas 2045.
Pertama, kata Jokowi, stabilitasi bangsa yang harus terjaga. Menurutnya, tidak ada satu negara pun yang berhasil mencapai kemakmuran saat kondisi negara itu tidak stabil.
Baca juga : Wakil PM Qatar Temui 3 Menteri Indonesia
"Tunjukkan negara mana. Saat negaranya terpecah nggak akan mencapai kemakmuran. Kisruh terus nggak akan namanya mencapai sebuah kemakmuran," tegas Jokowi dalam peluncuran rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (15/6).
Acuan kedua, harus ada keberlanjutan dan kesinambungan dari kepemimpinan. Jokowi mengibaratkan jika sudah SMA, harus diteruskan hingga perguruan tinggi, jangan sampai kembali lagi ke SD.
Baca juga : Wushu Indonesia Gelar Penataran Juri Internasional
Ia melihat kepemimpinan itu sebagai tongkat estafet yang harus berkelanjutan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya