Dark/Light Mode

Gandeng Negeri Kanguru

Keren, Indonesia Bangun RS Internasional Di Depok

Rabu, 21 Juni 2023 07:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan) bersama (dari kiri) Chief Executive Officer at Sanusa Medika Andrew Rochford, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Founder and Executive Chairman of Aspen Medical Glenn Keys AO dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat peresmian pembangunan Aspen Medical Hospital Depok di Jawa Barat, Selasa (20/6). (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan) bersama (dari kiri) Chief Executive Officer at Sanusa Medika Andrew Rochford, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Founder and Executive Chairman of Aspen Medical Glenn Keys AO dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat peresmian pembangunan Aspen Medical Hospital Depok di Jawa Barat, Selasa (20/6). (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus memperkuat kemandirian sektor kesehatan nasional. Salah satu caranya, membangun rumah sakit berstandar internasional dengan menggandeng Australia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Har­tarto bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Chief Executive Officer (CEO) Sanusa Medika Andrew Rochford dan Founder and Executive Chair­man of Aspen Medical Glenn Keys AO, hadir langsung dalam Project Inauguration and Soil Turning Ceremony Aspen Medical-Sanusa Medika Hospi­tal di Shila at Sawangan, Depok, Jawa Barat, kemarin.

Airlangga mengapresiasi komitmen investasi sebesar 1 miliar dolar AS dari Aspen-Docta di Indonesia yang akan digunakan untuk pembangunan 23 rumah sakit internasional dan 650 klinik dalam periode 20 tahun ke depan.

Baca juga : Keren, Awak Kabin Garuda Indonesia Raih Predikat Terbaik Di Dunia

“Indonesia dan Australia ba­gian dari Indonesia-Australia Comprehensive Economic Part­nership Agreement (IA-CEPA). Kami harus mendorong lebih banyak investasi dan kolaborasi, termasuk dalam research and development,” kata Airlangga.

Untuk diketahui, Sanusa Me­dika, perusahaan yang akan membangun rumah sakit terse­but, merupakan perusahaan joint venture antara perusahaan kesehatan global asal Australia, Aspen Medical dan Docta bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Jawa Barat, PT Jasa Sarana.

Nantinya, rumah sakit inter­nasional yang akan dibangun memiliki fasilitasi kesehatan bertaraf internasional.

Baca juga : Babak Pertama Indonesia Vs Argentina: Gawang Indonesia Jebol Lewat Sepakan Jauh

Termasuk, kapasitas diag­nosa dan 4 center of excel­lence penyakit khusus brain and stroke, heart and cardiac, reha­bilitation and geriatric medicine.

Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, setelah dikalkukasi, jika satu rumah sakit dibangun dalam 30 bulan, maka target membangun 23 rumah sakit dalam 20 tahun tidak tercapai.

Untuk itu, Airlangga men­dorong agar pembangunan ini dipercepat agar tercapai sesuai target.

Baca juga : Menperin Siapkan 6 Jurus Kerek Daya Saing Industri Manufaktur

Dia menegaskan, investasi di sektor kesehatan ini merupakan salah satu milestone yang di­harapkan tidak hanya di Depok, tapi juga di daerah lainnya.

“Kemarin dibuka juga di Bali KEK (Kawasan Ekonomi Khu­sus) Kesehatan. Sekarang di Jawa Barat. Tapi, dengan sedang dibahas dan selesainya keputu­san Tingkat I, diharapkan dengan revisi Undang-Undang Kesehatan akan membuka kesempatan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” tutur Airlangga.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.