Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Sebelumnya
Program Magang ini, lanjut Hadi, merupakan bentuk implementasi program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM). Praja mengamati langsung di lapangan bagaimana kondisi warga setempat. Mulai dari kondisi rumah, pekerjaan dan sebagainya. Mereka langsung melakukan input data dan verifikasi melalui aplikasi KELOM.
Baca juga : Narasi People Power Bentuk Provokasi, Masyarakat Jangan Terbawa-bawa
Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan kerja perangkat desa. Adapun progress verifikasi dan validasi data angka kemiskinan yang dilakukan para praja sudah mencapai 100 persen dari total jumlah Kartu Keluarga (KK) miskin Kota Tasikmalaya.
Baca juga : Ibas Bantu UMKM Untuk Pengembangan Wisata Kampung Susu Lawu
Sebelum divalidasi sebanyak 40.585 KK. Setelah divali dasi dengan KELOM menjadi 23.542 KK. Sehingga terko reksi 16.803 KK yang tidak masuk kategori masyarakat miskin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya