Dark/Light Mode

Dorong Semangat Berbudaya

BMK Kemendikbudristek Gelar Kelana Indonesiana

Kamis, 26 Oktober 2023 18:51 WIB
Para narasumber dan peserta acara Kelana Indonesiana befoto bersama usai acara, Rabu (18/10/23). Mengambil tajuk Budaya, Inspirasi, Eksplorasi, kegiatan digelar sebagai sarana menyebarluaskan ragam kebudayan Indonesia.
Para narasumber dan peserta acara Kelana Indonesiana befoto bersama usai acara, Rabu (18/10/23). Mengambil tajuk Budaya, Inspirasi, Eksplorasi, kegiatan digelar sebagai sarana menyebarluaskan ragam kebudayan Indonesia.

RM.id  Rakyat Merdeka - Balai Media Kebudayaan (BMK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menyelenggarakan Kelana Indonesiana bertema Budaya, Inspirasi, dan Eksplorasi, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/10/23).

Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk terus menyebarluaskan ragam kebudayaan Indonesia dan mengajak masyarakat berkreasi memanfaatkan potensi kearifan lokal.

Kepala BMK Kemendikbudristek, Retno Raswaty, mengatakan, Kelana Indonesiana merupakan salah satu wujud pemajuan kebudayaan yang dilakukan melalui pengenalan konten Indonesiana.TV.

"Melalui Indonesiana.TV, kami ingin mengajak seluruh kalangan masyarakat, terutama generasi muda, mengembangkan dan melestarikan budaya sekaligus menyadari menyenangkannya memproduksi program kebudayaan," ujar Retno.

Retno menambahkan, Indonesiana.TV saat ini sedang melakukan penjajakan kerja sama dengan platform Merdeka Mengajar yang dalam waktu dekat akan diluncurkan aplikasinya.

Baca juga : Rektor UNIJA Apresiasi Pembinaan Kemendikbudristek Di Masa Pandemi

Harapannya kelak Indonesiana.TV bukan sekadar tayangan visual, namun juga sebagai materi pembelajaran untuk pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen.

Dalam kesempatan yang sama, Pamong Budaya Utama Kemendikbudristek, Kristiadi Hariani, mengemukakan bahwa, kehadiran Indonesiana.TV memberikan manfaat besar untuk menunjukkan dan mengedukasi generasi muda mengenai kekayaan budaya bangsanya melalui program tayangan sehingga tidak membosankan.

"Indonesiana.TV memperkenalkan konten budaya pada generasi muda. Generasi muda menjadi pilihan utama karena lebih mudah menyerap informasi dan masih bersemangat melahirkan karya bermutu sehingga berdampak pada pemajuan kebudayaan," tutur Hariani.

Sementara itu, Ledia Hanifa, Anggota Komisi X DPR RI, mengatakan, banyak acuan dan strategi dalam mendukung pemajuan kebudayaan bagi masyarakat yang berkomitmen melestarikan kearifan lokal.

Ledia mengingatkan, jangan memandang kebudayaan yang bertahan hingga saat ini melalui proses yang mudah dan tanpa alasan.

Baca juga : Kemendikbudristek Bangkitkan Kecintaan Terhadap Warisan Tambang Ombilin

"Program Indonesiana.TV menjadi bentuk ajakan kepada masyarakat memahami latar belakang kebudayaan dan melestarikannya melalui konten tayangannya. Konten dan distribusinya sama-sama penting sehingga harus beriringan," pungkas Ledia.

Kelana Indonesiana ajak peserta interaktif Perhelatan Kelana Indonesiana juga menggelar sesi diskusi bersama Guru Besar Institut Seni Budaya (ISBI) Bandung, Een Herdiani, dan Staf Khusus Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Alex Sihar.

Een menjelaskan, kebudayaan dan kearifan lokal amat penting selalu dirawat serta dilestarikan oleh masyarakat sebab mengandung nilai-nilai warisan nenek moyang, pentgetahuan, dan tradisi yang masih relevan hingga kini.

"Dengan begitu telah tepat langkah pemerintah memprioritaskan Objek Pemajuan Kebudayaan yang di antaranya tradisi lisan, adat istiadat, olahraga tradisional, dan cagar budaya, karena ada warisan, pengetahuan, dan tradisi masyarakat dari itu semua," imbuhnya.

Sementara itu, Alex Sihar menyoroti tentang makna budaya bagi kalangan generasi muda sekarang. Pasalnya, lanjut Alex, nilai warisan kebudayaan terus hidup dan bertahan sampai kini disebabkan kesadaran dan pemikiran dari masyarakat dalam setiap masanya.

Baca juga : Ganjar Center: Pasangan Ganjar-Mahfud Kemenangan Untuk Indonesia

Alex Sihar mengatakan, program Indonesiana.TV merupakan upaya menggugah kesadaran generasi muda saat ini agar menyadari potensi budaya Indonesia amat luas dan dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan otentisitasnya.

Selain diskusi, turut berlangsung gelar wicara produksi aniwayang Desa Timun, salah satu tayangan unggulan di Indonesiana.TV.

Kreator sekaligus sutradara Desa Timun, Daud Nugraha, mengajak peserta pelajar dan mahasiswa ikut menjadi dalang aniwayang sehingga mengerti proses produksi aniwayang tercipta.

Daud mengungkapkan, ide aniwayang Desa Timur didapatnya sebab kegemarannya menontong wayang kulit. Lantas Daud bertekad ingin menjadikan wayang kulit mendunia dengan cara memadukannya dengan seni kontemporer.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.