Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Soal Kritikan BEM UGM
Jokowi: Boleh-Boleh Saja, Tapi Kita Ini Ada Etika Sopan Santun Ketimuran
Senin, 11 Desember 2023 18:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengaku tak mempermasalahkan kritikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Gadjah Mada (UGM), yang ditujukan kepadanya. Namun, Presiden ke-7 RI ini mengingatkan pentingnya etika sopan santun dalam penyampaian kritik.
“Ya itu proses demokrasi. Boleh-boleh saja, tetapi perlu juga saya mengingatkan, bahwa kita ini ada etika sopan santun ketimuran. Ya biasa saja,” ujarnya usai melakukan peresmian Stasiun Pompa Ancol Sentiong Jakarta Utara, Senin (11/12/2023).
Baca juga : Prof. Tjandra: Kita Perlu Waspada, Tapi Jangan Cepat Tarik Kesimpulan
Sebelumnya, pada Sabtu (9/12/2023), Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengatakan, kritikan sebagai bagian dari proses demokrasi, adalah hal yang wajar dan perlu dihormati.
Menurutnya, semua kritik dan pujian selalu menjadi vitamin bagi pemerintah, khususnya Jokowi, untuk meningkatkan kerja.
Baca juga : Jokowi: Berpendapat Boleh, Beropini Silakan, Tapi IKN Sudah Ada Undang-Undangnya
"Semua input, baik pujian ataupun kritik, akan selalu menjadi vitamin untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. Sehingga, dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tandas Ari.
Untuk diketahui, pada Jumat (8/12/2023), BEM KM UGM menggelar diskusi publik dan mimbar bebas di utara Bundaran UGM dan menyematkan gelar 'alumnus paling memalukan UGM' kepada Presiden Jokowi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya