Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pulihkan Pariwisata Pasca Tsunami Selat Sunda, Kemenpar Siap Gelar 23 Event Promosi
Jumat, 11 Januari 2019 10:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam masa recovery berbagai obyek pariwisata di Banten dan sebagian wilayah Lampung Selatan yang terdampak tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018, Kemenpar menyiapkan 20 kegiatan promosi di Tanah Air dan 3 kegiatan di Malaysia.
"Kami menyiapkan sejumlah aksi dalam mendukung strategi promosi destinasi pariwisata yang tidak terkena dampak tsunami Selat Sunda. Ini kami bagi dalam 23 kegiatan,” kata Adella Raung, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar.
Baca juga : Dana Desa Bisa Dipakai Buat Perbaikan Desa
Dijelaskan, pemulihan destinasi tidak terdampak di Banten dan Lampung Selatan, ditujukan sebagai upaya memulihkan tingkat kepercayaan turis lokal ataupun mancanegara untuk berkunjung ke pesisir Pantai Selat Sunda.
“Kami akan menggunakan strategi BAS (Branding, Advertising, dan Selling). Di antaranya, dengan Branding #ExcitingBanten #TheTreasureOfSumatra, advertising di seluruh platform media, merchandise (bahwa tidak semua area Banten dan Lampung terdampak), serta selling di event pariwisata, famtrip, dan roadshow penjualan pariwisata,” terang Adella.
Baca juga : Cegah Penyakit Potensi KLB, Menkes Siap Gelar Edukasi Kesehatan
Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kosmian Pudjiadi mengatakan, strategi promosi pada destinasi pariwisata yang tidak terkena dampak, akan mempercepat pemulihan pariwisata Banten. “Anyer sebagai destinasi yang tidak terkena dampak, harus gencar dipromosikan kembali untuk mempulihkan kepercayaan wisatawan terhadap pariwisata pantai di Banten,” kata Kosmian.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Neng Nurcahyati dan Kepala Dinas Pariwisata Lampung Budi Harto. Keduanya sepakat, Carita dan Anyer merupakan ikon pariwisata Banten yang harus segera dipulihkan kembali. “Kedua daerah wisata ini tidak terkena dampak tsunami,” kata Neng Nurcahyati.
Baca juga : Dapur Umum PLN Layani 4.500 Warga Per Hari
Terkait hal ini, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono menegaskan, pihaknya siap membantu meningkatkan kepercayaan wisatawan. Antara lain, dengan memberikan informasi mitigasi bencana lebih cepat dan akurat.
“Dalam upaya memberikan informasi yang cepat dan akurat, BMKG telah memasang early warning water level di perairan Banten dan Lampung Selatan, memasang 4 alat simograf di sekitar Gunung Krakatau, serta radar di pesisir pantai. Peralatan modern ini akan memberikan informasi lebih cepat dan akurat untuk disampaikan kepada masyarakat, ataupun industri pariwisata,” kata Rahmat. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya