Dark/Light Mode

Banyak Muncul Saat Mudik Lebaran

Travel Ilegal BakalDitindak Pemerintah

Minggu, 21 April 2024 07:25 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Korlantas Polri bakal menindak travel ilegal, yang banyak bermunculan saat mudik Lebaran. Ini juga tindak lanjut kecelakaan maut saat mudik di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, yang melibatkan travel ilegal.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, kecelakaan lalu lintas harus bisa diantisipasi. Karenanya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menindak semua hal yang melanggar hukum atau ilegal, yang kerap menjadi penyebab kecelakaan.

“Kita harus sistematis, tidak hanya saat Lebaran melakukan penindakan. Dari sekarang, kami akan melakukan law enforce­ment (kepada) kendaraan ilegal dan digunakan secara berlebi­han,” ujar Budi Karya di Jakarta, Jumat (19/4/2024).

Baca juga : Seragam Adat Di Sekolah Tambah Beban Orang Tua

Lebih lanjut, dia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas travel ilegal yang mengangkut penumpang, saat arus balik Lebaran 2024. Sebab, berdasar­kan temuan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), kecelakaan maut yang dialami satu unit minibus Gran Max di Km 58 Tol Jakarta-Cikampek adalah travel ilegal.

“Kami juga telah meminta kepolisian melakukan razia ter­hadap travel gelap saat perger­akan arus balik. Kendaraan yang ditangkap basah, akan disuruh putar balik untuk tidak melan­jutkan perjalanannya,” jelas dia.

Sementara Kepala Korlantas Polri, Irjen Aan Suhanan men­egaskan, pihaknya akan bekerja serius dalam menindak travel ilegal. Menurut dia, kendaraan tidak resmi yang digunakan un­tuk mengangkut pemudik sangat membahayakan, dan pihaknya terus menyoroti sistem kerja sopir travel ilegal.

Baca juga : Real Madrid Vs Barcelona, El Real Waspadai Blaugrana

“Penggunaan angkutan tidak resmi, akan menjadi perhatian kami Pak Menteri (Menhub Budi) untuk tahun depan (2025). Sebab, hal ini berkaitan erat dengan jami­nan keselamatan masyarakat, uta­manya terkait lamanya jam kerja si pengemudi (sopir),” ucap dia.

Juru Bicara (Jubir) Menteri Perhubungan (Menhub), Adita Irawati menambahkan, travel ilegal menjaring penumpang mudik Lebaran lewat media sosial (medsos). Pihaknya akan terus melakukan razia, karena permintaan dari masyarakat terus mengalir.

“Permintaan tersebut ‘ditang­kap’ para pelaku angkutan travel gelap lewat tawaran di medsos. Sebenarnya, razia sudah dilaku­kan, tapi ini operasinya unik juga. Promosinya ngumpulin orang di medsos, mengakuisisi penumpang lewat promosi di medsos,” jelasnya.

Baca juga : Jojo Cs Gendong Tim Garuda

Karenanya, sambung dia, meski razia terus dilakukan, tetap saja ada yang lolos. Ke depan, kami akan mengintensifkan penga­wasan. “Masyarakat juga jangan pilih yang kayak gitu. Masyarakat harus bijak memilih transportasi, semua pihaj harus ikut berkontri­busi,” imbau Adita.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.