Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BP2MI-KJRI Frankfurt Perkuat Kolaborasi Tata Kelola Pekerja Migran Indonesia
Sabtu, 4 Mei 2024 19:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani bertemu Konsul Jenderal RI Antonius Yudi Triantoro, di kantor KJRI Frankfurt, Kamis (2/5/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Benny didampingi Wakil Duta Besar RI untuk Jerman, Fajar Wirawan Harijo. Pertemuan ini membahas mengenai perluasan kesempatan kerja di Jerman, dan juga penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jerman.
"Sesuai dengan perintah Presiden RI," kata Benny, dalam keterangannya, Sabtu (4/5/2024).
Benny menyampaikan, saat ini BP2MI terus melakukan revolusi penempatan dan pelindungan PMI untuk mengurangi penempatan PMI berketerampilan rendah, dan terus mengupayakan stigma yang positif untuk PMI.
Baca juga : Elnusa dan Pertagas Kolaborasi, Garap Proyek Infrastruktur Energi Kandis Riau
"Tidak perlu malu menjadi PMI karena mereka adalah pejuang devisa bagi Indonesia, yang bahkan pada tahun 2023 lalu jumlahnya meningkat sangat signifikan," ujarnya.
Benny berharap, KJRI Frankfurt bisa menjadi bagian untuk promosi dan marketing perluasan sektor lainnya di Jerman.
"Agar ke depanya jumlah PMI yang ditempatkan di Jerman semakin banyak," ucap dia.
Selain itu, Benny mengapresiasi KJRI Frankfurt atas dukungan penuhnya dalam rangka mengimplementasi penempatan PMI di Jerman.
Baca juga : Film Dokumenter Jadi Literasi Digital Pekerja Migran Tangkal Terorisme
Benny berharap penempatan PMI sektor kesehatan melalui program Triple Win ini menjadi ‘benchmark’ bagi penempatan PMI sektor lainnya di Jerman.
Sementara, Konjen RI, Antonius Yudi Triantoro mengungkapkan, saat ini pihaknya terus berupaya melakukan pelindungan PMI yang datang ke wilayah Frankfurt.
"Ada enam negara bagian yang masuk di wilayah Frankfurt, termasuk Stuttgart dan Munchen, dan jumlah penempatan PMI kita yang terbanyak ada di wilayah ini," sebut Yudi.
Selain isu pelindungan, isu sosial juga menjadi atensi KJRI agar PMI tidak ‘homesick’. Juga, tidak merasa sendiri berada di negara asing.
Baca juga : Momen Idul Fitri, Perwira Elnusa Tetap Bekerja Jaga Pasokan Energi
"Bagi mereka yang ingin bekerja di Jerman, selain kompetensi, agar terus fokus belajar bahasa Jerman. Karena ini adalah syarat mutlak untuk bekerja di sini. Penempatan PMI tenaga kesehatan melalui program Triple Win ini menjadi kebanggaan bagi KJRI Frankfurt," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya