Dark/Light Mode

Data 2022-2024: Kasus Konfirmasi Mpox Terbanyak Ada Di Jakarta

Minggu, 18 Agustus 2024 19:00 WIB
Distribusi penyebaran kasus Mpox di Indonesia tahun 2022-2024, sebagaimana disampaikan Plt Dirjen P2P Kemenkes Yudhi Pramono dalam konferensi pers virtual, Minggu (18/8/2024). (Foto: YouTube)
Distribusi penyebaran kasus Mpox di Indonesia tahun 2022-2024, sebagaimana disampaikan Plt Dirjen P2P Kemenkes Yudhi Pramono dalam konferensi pers virtual, Minggu (18/8/2024). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Yudhi Pramono menjelaskan perkembangan penyakit cacar monyet atau monkey pox (mpox) di Indonesia.

Yudhi menyebut, total kasus mpox terkonfirmasi pada tahun ini, berjumlah 12. Turun dibanding tahun lalu yang mencapai 73.

Sementara data distribusi penyakit mpox di Indonesia pada tahun 2022-2024 per 17 Agustus 2024 menunjukkan, total kasus terkonfirmasi mpox berjumlah 88. Sedangkan jumlah kasus yang discarded atau dinyatakan bukan mpox setelah melalui pemeriksaan, berjumlah 402. Sementara jumlah kasus sembuh, ada 87.

Baca juga : KPK Minta 7 Tersangka Dicekal Agar Tak Kabur

Kasus konfirmasi terbanyak ada di Jakarta. Jumlahnya 53. Disusul Jawa Barat 13, Banten 9, DIY 3, Jawa Timur 3, dan Kepulauan Riau 1.

“Ada satu yang sedang dalam proses penyembuhan, karena baru terkena di bulan Juni 2024," ujar Yudhi dalam konferensi pers virtual, Minggu (18/8/2024).

Dilihat dari tren mingguan, Yudhi menjelaskan, kasus konfirmasi mpox tertinggi pada tahun 2022-2024 terdeteksi dalam periode 22-28 Oktober 2024, dengan total 12 kasus.

Baca juga : Pengamat: Anies-Pras Pasangan Ideal Pimpin Jakarta

“Dengan intervensi vaksinasi di beberapa lokus, kasus mpox kemudian memperlihatkan penurunan,” ucapnya.

Yudhi menerangkan, dari 54 kasus konfirmasi mpox di Indonesia, yang memenuhi kriteria dilakukan whole genome sequencing (WGS) atau CT value di bawah 28, seluruhnya berasal dari kelompok Afrika Barat Clade IIb lineage B.1.

“Ini cenderung lebih ringan dibanding varian Ib,” cetusnya.

Baca juga : Hensat Prediksi Peluang Anies Di Pilgub Jakarta

Untuk diketahui, dalam kasus monkeypox virus, terdapat 2 Clade MPXV, dengan rincian sebagai berikut:

Clade I: Afrika Tengah (Congo Basin) dengan subclade 1a (CFR lebih tinggi daripada clade lain dan ditularkan dari beberapa mode transmisi) dan 1b (ditularkan sebagian besar dari kontak seksual) → CFR: 11 persen.

Clade II: Afrika Barat dengan subclade Ila dan lIb → CFR: 3,6 persen (Clade Il mayoritas menyebabkan wabah Mpox di tahun 2022 hingga saat ini, dengan Fatalitas Lebih Rendah. Sebagian besar ditularkan melalui kontak seksual).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.