Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
LAN Bareng Ika Pimnas Dorong Pemimpin Birokrasi Lakukan Transformasi
Senin, 19 Agustus 2024 19:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi terus mengarahkan pentingnya birokrasi yang berdampak dalam mendorong keberhasilan pembangunan nasional.
Terkait hal tersebut, Pemerintah dituntut untuk terus melakukan transformasi digital serta adaptif dan agile dalam menghadapi dinamika perubahan lingkungan strategis yang terus berubah-ubah.
Hal ini diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Abdullah Azwar Anas saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Seminar Nasional Leaders Talk dengan tema “Kepemimpinan Birokrasi dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan untuk Mendukung Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik".
Seminar diselenggarakan Ikatan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Ika Pimnas), di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin (19/8/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Anas menegaskan, transformasi birokrasi digital ini bukan berarti setiap instansi Pemerintah berlomba-lomba dalam membuat aplikasi, melainkan dengan membuat satu aplikasi yang dapat memuat beragam layanan publik.
Sehingga lebih efektif, efisien dan mudah diakses oleh masyarakat secara cepat.
Selain itu, pentingnya integrasi berbagai aplikasi dan layanan berbagai aplikasi dan layanan digital pemerintahan ke dalam satu portal pelayanan publik dan pelayanan administrasi pemerintahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca juga : Kemenkes Gencarkan 6 Transformasi Kesehatan
Karena itu, Pemerintah tengah mendorong penguatan Government Technology (Govtech) yang diberi nama INA Digital selaku penyelenggara keterpaduan ekosistem layanan digital Pemerintah dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, terpercaya dan efisien.
Anas mengatakan, INA Digital merupakan langkah awal percepatan transformasi digital pemerintahan di Indonesia.
Sebab itu, dirinya mendorong setiap kementerian, lembaga dan Pemerintah Daerah harus bersama-sama melakukan integrasi dan interoperabilitas aplikasi dan data.
"Tidak ada lagi ego sektoral merasa data yang dipunya merupakan miliknya sendiri melainkan harus saling terkait satu sama lain untuk mendukung Govtech ke depannya," tutur Anas.
Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas Kepala LAN Muhammad Taufiq menyampaikan pentingnya para pemimpin birokrasi untuk mendorong transformasi digital ini.
Karena ke depannya, tuntutan akan semakin kompleks dan dinamis terlebih dengan adanya disrupsi teknologi yang semakin pesat.
Oleh karenanya pimpinan birokrasi harus mampu bekerja lintas sektoral dan lintas budaya, artinya mampu menjadi pemimpin yang adaptif terhadap perubahan dan ketidakpastian.
Baca juga : Erick Thohir Dipuji Anas
Taufiq menambahkan, dalam menghadapi disrupsi teknologi ini, pimpinan berperan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, serta mampu mendorong pemerintahan modern yang berbasis digital.
Maka melalui kegiatan temu alumni Ika Pimnas ini setiap pimpinan dapat saling berkolaborasi untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik.
Ada tiga hal yang dapat dilakukan melalui kegiatan ini. Pertama, memupuk kebersamaan dan kolaborasi setiap pimpinan birokrasi untuk bersama-sama mewujudkan birokrasi berbasis digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kedua, setiap anggota Ika Pimnas dapat berkontribusi sebagai motor penggerak inovasi lintas sektor untuk mampu meningkatkan kualitas layanan publik.
Ketiga, mendorong adanya branding positif melalui program-program yang dilaksanakan Ika Pimnas untuk mendukung program prioritas pembangunan nasional.
Ika Pimnas merupakan wadah komunikasi bagi alumni peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I dan II.
PKN Tingkat I sendiri adalah jenjang pelatihan manajerial tertinggi yang diselenggarakan oleh LAN dan diikuti oleh para pemangku jabatan atau pejabat yang akan diproyeksikan untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi madya/eselon I.
Baca juga : Gandeng Siemens Energy, Pertamina Siap Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan
Antara lain, Sekretaris Jenderal, Sekretaris Kementerian, Sekretaris Utama, Direktur Jenderal, Staf Ahli Menteri hingga Sekretaris Daerah Provinsi.
Sementara PKN Tingkat II adalah jenjang pelatihan manajerial yang diselenggarakan oleh LAN atau lembaga pelatihan pemerintah yang terakreditasi dan diikuti oleh para pemangku jabatan atau pejabat yang akan diproyeksikan untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama/eselon II.
Antara lain Direktur, Kepala Biro, Kepala Pusat, maupun Kepala Dinas di tingkat Pusat maupun Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Sekretaris Jenderal LHK sekaligus Ketua Ika Pimnas Bambang Hendroyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Prof Anwar Sanusi.
Kemudian, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian LHK dan LAN, serta anggota Ika Pimnas, baik yang hadir secara langsung maupun secara daring.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya