Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menkes Budi : Keselamatan Pasien Adalah Hukum Tertinggi
Jumat, 13 September 2024 07:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan, bahwa keselamatan pasien adalah hukum tertinggi. Oleh sebab itu, prinsip ini harus diterapkan ketika melayani masyarakat di semua tingkat pelayanan kesehatan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Menkes saat menjadi pembicara utama pada peringatan World Patient Safety Day (WPSD) atau Hari Keselamatan Pasien Sedunia, Kamis (12/9).
“Aegroti Salus Lex Suprema keselamatan pasien adalah hukum tertinggi. Prinsip ini wajib kita terapkan di semua tatanan pelayanan kesehatan,” ujar Menkes dikutip laman kemenkes.go.id.
Baca juga : Argentina Keok, Kiper Emiliano Martinez Malah Tampar Kameramen
Menurutnya, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama di setiap pelayanan kesehatan. Sebab, kasus perawatan yang tidak aman masih tinggi terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah.
WHO memperkirakan, setiap tahunnya terdapat 134 juta kejadian tidak diharapkan di rumah sakit, yang berkontribusi pada lebih dari 2 juta kematian akibat perawatan yang tidak aman.
Dalam upaya mereformasi layanan rujukan demi layanan kesehatan yang lebih baik, Menkes Budi mendorong agar mutu pelayanan kesehatan terus ditingkatkan untuk memastikan keselamatan pasien dan meningkatkan hasil kesehatan.
Baca juga : Penulis Ini Beberkan Rahasia Perjalanan Hidup Denny JA
Menkes juga menggarisbawahi pentingnya pelibatan pasien dalam proses diagnosis dan perawatan. Menurut Menkes, pelibatan pasien terbukti dapat menurunkan dampak perawatan yang tidak aman.
“Pelibatan pasien dalam proses diagnosis dan perawatan terbukti dapat mengurangi hingga 15 persen potensi bahaya yang dapat dicegah,” ujar Menkes.
Pada kesempatan ini, Menkes juga menyampaikan, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, serta mengajak semua pihak untuk terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan kesehatan, mengurangi risiko kesalahan medis, dan memastikan keselamatan pasien.
Baca juga : Sering Kesemutan? Jangan-Jangan Anda Kekurangan Zat Gizi Ini
Sebagai informasi, World Patient Safety Day (WPSD) atau Hari Keselamatan Pasien Sedunia diperingati setiap tahun 17 September setiap tahunnya.
Peringatan WPSD tahun ini mengangkat tema “Improving Diagnosis For Patient” dengan slogan “Get it right, make it safe!”. Tema tersebut menyoroti pentingnya diagnosis yang akurat dan tepat waktu dalam memastikan keselamatan pasien serta meningkatkan hasil kesehatan.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan WPSD 2024 sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan pasien. Kegiatan tersebut di antaranya adalah Webinar WPSD Seharian, Podcast tentang Keselamatan Pasien, serta acara puncak yang akan digelar di RSUP dr. Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, pada 17 September 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya