Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sambut Hari Santri
Kemenag Gelar Festival Religion, Sampaikan Beragam Capaian dalam 7 Program Prioritas
Senin, 7 Oktober 2024 16:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam rangka menyambut Hari Santri, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Religion Festival yang bakal digelar pada 9 Oktober 2024 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.
Juru Bicara Kemenag Sunanto mengatakan, Religion Festival bertujuan untuk menyampaikan beragam capaian yang sudah dilakukan Kemenag. Sekaligus menjadi tonggak awal dimulainya rentetan peringatan Hari Santri yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober.
"Dalam Religion Festival akan disampaikan pencapaian dan target Kemenag yang masuk dalam tujuh prioritas program," ujarnya, dalam acara Media Gathering, di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2024).
Baca juga : Kemendikbudristek Dapat Tambahan Anggaran untuk Program Wajib dan Prioritas
Pria yang akrab disapa Cak Nanto ini menekankan, capaian itu tak terbatas pada penyelenggaraan ibadah haji dan umroh, tetapi juga menyangkut hal-hal lainnya. Seperti penguatan moderasi beragama, transformasi digital, revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA), kemandirian pesantren, Cyber Islamic University, religiousity index, dan tahun kerukunan umat beragam.
"Kami sampaikan bahwa Kementerian Agama tidak hanya urusan haji, tapi dari hidup sampai mati kita urusin," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag sekaligus Ketua Panitia, Ahmad Zainul Hamdi, mengatakan bahwa tema Festival Religion adalah Faster (semakin cepat), Better (semakin baik), dan Stronger (semakin cepat). Sebagai contoh, Ahmad Zainul mengatakan, pihaknya ingin menunjukkan keberhasilan reformasi digital hampir di semua lini untuk mempercepat proses pelayanan publik yang dilakukan Kemenag.
Baca juga : Semarakkan Hari Pelanggan Nasional, Pelita Air Hadirkan Berbagai Kegiatan Khusus
"Titik masuk dari reformasi digital adalab ketika beberapa waktu lalu kita punya Pusaka Super App. Siapapun yang akses kesana akan mendapat semua pelayanan Kemenag," ungkapnya.
Berikutnya, Zainul mengatakan Kemenag yang semakin baik dapat dilihat dari keberadaan Cyber Islamic University yang membuat masyarakat dapat mengenyam pendidikan tinggi dari mana saja. Bahkan dari wilayah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T). Termasuk pembangunan Universitas Islam International Indonesia (UIII). "Sebagai bagian diplomasi internasional tentang Islam Indonesia yang rahmatan lilalamin," ujarnya.
Terakhir, Zainul mengatakan, Kemenag berhasil mentransformasi Kantor Urusan Agama (KUA) yang tidak hanya menjadi kantor urusan untuk agama Islam, tetapi juga untuk agama-agama lain. "Dan setelah direformasi, KUA jadi tempat favorit Gen Z untuk menikah," jelasnya.
Baca juga : Menag Harap, Paus Saksikan Keberagamaan Indonesia Terpelihara Baik
Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin, mengatakan bahwa Religion Festival digelar untuk mengajak publik memperingati perjuangan para ulama dan santri dalam rangka mengusir penjajah sekaligus mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Kami ingin para santri mendapat spirit yang kuat dari ulama terdahulu yang tidak kenal lelah berjuang secara fisik maupun mental," ujar Kamaruddin.
Dia menyampaikan, ada banyak kegiatan yang dirancang untuk menyambut Hari Santri. Seperti pesantren digital yang mengajarkan siswa tentang start-up hingga konten kreatif. "Kami ingin membekali mereka di dunia digital agar akrab dengan digitalisasi," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya