Dark/Light Mode

Gaspol Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo: Yang Nggak Dukung, Keluar Kabinet

Rabu, 23 Oktober 2024 18:17 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat memimpin rapat perdana Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2024). (Foto: Dwi Pambudo/RM.id)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat memimpin rapat perdana Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2024). (Foto: Dwi Pambudo/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto langsung gaspol soal program makan bergizi gratis. Dalam rapat perdana Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2024), Prabowo meminta semua Kementerian/Lembaga untuk segera mengeksekusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara tepat sasaran. Yang tidak mendukung, diminta segera keluar dari kabinetnya.

"Kepala Badan gizi nasional dan semua Kementerian/Lembaga, siapkan segera. Kita mulai dengan bergerak cepat, tepat sasaran. Terukur, tapi jangan takut dengan kesulitan,” kata Prabowo.

Baca juga : Di Perpres Baru, Prabowo Bentuk 48 Kementerian Dan Bubarkan Sekretariat Kabinet

Prabowo mengungkap, beberapa pihak masih meragukan kemampuan pemerintah melaksanakan program makan bergizi gratis. Namun, dia meminta, hal itu tidak menyurutkan langkah anggota kabinet.

Prabowo yakin, program makan bergizi gratis bisa diwujudkan, dengan mengalokasikan dana dan mengerahkan sumber daya secara tepat.

Baca juga : Cek Makan Siang Bergizi Gratis, Gibran Dapat Surat Dari Murid SD

Prabowo pun tak segan mempertaruhkan kepemimpinannya, untuk program andalan ini. Karena makan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil sangat penting dan strategis. 

"Saya haqqul yaqin, saya pertaruhkan kepemimpinan saya. Bagi saya, ini strategis. Yang tidak mendukung, silakan keluar dari pemerintahan yang saya pimpin. Kita satu tim harus yakin, semua ini bagian dari kebangkitan bangsa Indonesia,” tandasnya.

Pendidikan dan Kesehatan 

Baca juga : Mayor Teddy, Penerus Pramono Anung Di Sekretaris Kabinet

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya akses pendidikan bagi anak-anak di Indonesia. Terkait hal tersebut, Prabowo sudah memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro dan Menteri Pendidikan Dasar Menengah Abdul Mu'ti untuk membicarakan gambaran besar pendidikan menyentuh semua anak di negara ini.

“Sesudah itu, tentunya kesehatan juga penting. Demokratisasi yang paling cepat yang paling dirasakan oleh rakyat adalah kalau kita bisa beri pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita, serta kesehatan yang memadai untuk seluruh rakyat kita. Itu adalah demokrasi yang sebenarnya, Saudara-saudara,” papar Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.